Tag Archives: Renungan

Belajar bisnis lewat bazaar

uai 2Kali ini saya ingin berbagi cerita bagimana bisnis melalui dunia bazaar. Pertama saya ikut bazaar saat penerimaan rapot anak kakak ipar, di sd dekat rumah, saat itu saya masih ragu dengan target marketnya, saya menjual somay bang mandor dan segertea. Luar biasanya jualan saya ludes,  saya fikir anak sd jajannya  standart karena bagi saya harga Rp. 10.000 sampai 15.000 itu  mahal. Continue reading

Kesadaran, Kesadaran, dan Kesadaran

Seoran bijak dari Cina yang bernama Zeno pernah didatangi oleh seorang muridnya. Murid itu berkata kepadanya, “Guru, sekarang aku telah memiliki kebijaksanaan yang baik. Ajarkanlah sesuatu yang membuatku menjadi lebih baik lagi!” Zeno berkata, “Kesadaran.” Sang murid berkata,”Aku sudah menyadari, itu sebabnya aku datang kepadamu. Ajarkanlah sesuatu yang bermanfaat bagiku.” Continue reading

Pengangguran

Setelah 14 tahun lebih saya bekerja hari ini saya menjadi penggangguran kembali. Waktu dulu selepas saya keluar dari perusahaan pertama bekerja tepatnya di hotel Le Meredien saya sempat menjadi penggangguran selama 3 bulan.

Waktu itu kegiatan semasa menganggur adalah kongkow sama teman – teman kampung betawi dipamulang. Ngobrol, main catur , tidur pulang makan , pergi main lagi sampai puncaknya di bulan ketiga saya memutuskan mudik karena sudah bosan dengan rutinitas yang hanya membuang – buang waktu. Continue reading

Mimpi

Mimpi dapat diraih dengan niat yang tulus tanpa maksud tujuan terntentu yang membelenggu. Mimpi adalah keinginan atau hasrat yang kita  buat dengan sepenuh hati.

Bermimpilah tentang apa yang ingin Anda mimpikan, pergilah ke tempat – tempat yang Anda ingin pergi, jadilah seperti yang Anda mimpikan…karena Anda hanya memiliki satu kehidupan dan suatu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda lakukan. Continue reading

Perbandingan naik seli dan metromini 91

Pagi ini saya mencoba naik metromini dari rumah, berangkat jam 6.15, dari gili samping menuju jl kemanggisan, jalan kaki ke jalan raya memerlukan waktu 10 menit, waktu menunggu kedatangn metromini 5 menit. Tepat Jam 6.30 saya mulai naik dan metromini berjalan di iringi kemacetan, di mulai dari  tanjakan tanjung duren, dilanjutkan perempatan pajak, perempatan mediterania, terus  perempatan citraland, dan terakhir  tersendat di flyover roxy. Sampai di roxy mas jam 7. 10, saya lanjutkan jalan kaki   ke ruko kantor AW, tepat pukul 7.25 saya sampai. Biaya perjalanan yang saya keluarkan sebesar Rp. 2000,- . Sementara total waktu dari berangkat sampai kantor, 1 jam 10 menit.

Saat saya naik seli berangkat dari rumah jam 7.00 sampai kantor jam 7.45 menit. Jadi total waktu yang saya butuhkan 45 menit. Ternyata naik seli tetap lebih cepat dibandingkan naik bis, saat lalulintas dalam kondisi lancar. Saya tidak menghitung perjalanan pada saat kemacetan di sore hari, saat sore hari  saya pastikan seli akan lebih cepat. Continue reading

Pengusaha antara value dan kekayaan

Dari hasil blog walking saya menemukan  tulisan yang ngebahas antara value dan kekayaan, dari membaca tulisan tersebut saya mendapatkan pencerahan bahwa tujuan utama seorang pengusaha itu tidak hanya kekayaan. Tetapi justru adanya value (nilai tambah) dari usaha yang di jalankan. Karena dengan adanya value maka kekayaaan akan di dapat.

Seorang pengusaha dalam menjalankan usahanya pasti berharap laba  atau uang. Uang saja tidak cukup tetapi yang di perlukan lagi adalah value atau nilai tambah dari bisnis yang dijalankan. Sebagai mantan technical support saya biasa membantu membelikan komputer atau laptop untuk client – client saya. Saat saya membelikan komputer tersebut saya bisa menjelaskan bagaimana care menggunakan  komputer atau laptop tersebut sampai bisa mengajarkan bagaimana membuat blog dengan mengggunakan teknik SEO (Search engine optimization) nah hal yang saya lakukan itu bisa di sebut value ( Nilai tambah), Continue reading

Mindset, dream dan roadmap

mindset, dream, roadmap

Untuk meraih cita – cita sebagai enterpreneur ternyata tak mudah. Banyak halangan dan rintangan yang dihadapai. Sampai detik ini  pun masih menjadi cita – cita yang terus dan terus saya perjuangkan.

Bolehlah saya sitir tulisan dari TP Rachmat mantan CEO astra untuk saya jadikan petunjuk arah, beliau mengatakan untuk meraih cita – cita kita mesti : mempunyai mindset. Continue reading