Tag Archives: Pacitan

ANDA PUNYA BISNIS?

Memulai bisnis saat ini jauh lebih mudah daripada masa-masa sebelumnya. Tidak harus memulai bisnis dari angka nol, di mana kita harus mengurusi produksi, perizinan, desain, merek, harga dll.

Kita cukup memulai bisnis dari ‘angka 5’ atau ‘angka 6’. Maksudnya ? Kita cukup menjualkan saja. Serahkan produksi, perizinan, desain, merek dll kepada pihak lain yang lebih ahli dan lebih berpengalaman. Continue reading

Advertisements

Jual Somay di gereja

20151213_082132[1]Pagi gusy ane mau cerita pengalaman jualan di gereja bunda karmel sang timur kebon jeruk jakarta barat. Seperti tulisan sebelumnya sudah saya ceritakan kalau saya mendapatkan tempat berjualan hari minggu dan sabtu, nah kemarin pagi akhirnya saya benar – benar berjualan perdana.

Persiapan berjualan mulai jam 4 pagi mengukus bumbu somay, kentang dan telor  saya dahulukan baru menyusul pare, kol terakhir mengukus somay dan dimsum, seterusnya  menyiapkan mobil untuk mengangkut semua peralatan. Jam 6.15 saya dan istri meluncur ke area jualan, di sana sudah penuh parkir mobil, terpaksa saya drop barang dan mencari parkiran istri sambil ngangkat peralatan duluan. Awal jualan terasa aneh karena belum ada teman yang kami kenal saat berjualan orang kanan-kiri juga masih belum saling tegur kita lanjutkan saja mempersiapkannya. Continue reading

Mudik ke pacitan

20150616_111456Rencana mudik bersama keluarga kecilku  kesampaian di hari sabtu 13 juni 2015. Kebetulan anak saya yang pertama callista dara kamaratih (cdk) sedang libur sekolah. Cdk hampir setiap hari merengek untuk bisa pulang berjumpa mbah jemu kakeknya, dulu saat mudik pertama cdk belum berjumpa mbahnya di kampung, karena  mbah jemu lagi merantau. Mudik kali ini  lengkap dengan cdk, alkahfi bumi respati (bumi) anak kedua putra pertama dan bunda Galih angga Dewi (galih), pengalaman pertama  buat bumi yang baru berusia 2 bulan untuk menikmati perjalanan darat sejauh 800 km. Continue reading

Pulang pacitan

JpegTahun 2015 sudah datang semoga semua mimpi bisa tereksekusi, harapan kehidupan yang lebik baik dan lebih indah menjadi doa di awal tahun ini. Akhir desember 2014 saya pulang kepacitan, sesuai rencana yang saya buat di awal tahun 2014 , walaupun tidak mulus 100 persen.

Tepatnya tanggal 19 Desember saya pulang ke pacitan, berangkat jam 1 siang, diiringi hujan deras dan banjir, saya juga sempat berganti baju karena basah kuyub. Perjalanan kali ini menjadi  petualangan pertama saya menyetir dari jakarta ke pacitan,  di temani  ifan horse yang menunggu tol bekasi timur. Perjalanan menuju bekasi lancar saat sampai bekasi jalan sangat padat merayap membuat kaki saya pegal-pegal . Jam 4 sore akhirnya saya berjumpa dengan ifan di bekasi timur, bener juga kalau ocean netizen yang mengatakan kebekasi mesti naik roket (just hiperbola). Nyetir neng lela selanjutnya di gantikan mas ifan horse. Neng lela terus di geber sampai malam hari, kami berhenti hanya untuk ke toilet dan mengisi pertamax . Continue reading

Operasi Usus Buntu

istirahatKamis tanggal 14 agustus menjadi hari bersejarah dalam hidup saya, hal yang tidak saya bayangkan sebelumnya untuk berada di atas meja operasi dokter bedah. Ceritanya saat hari rabu siang saya dan rekan – rekan IT makan siang bareng di tengleng boyolali di kelapa dua gading serpong. Sebenarnya hari itu saya sudah membawa bekal hasil masakan rumah, walaupun teman – teman mengajak makan, saya hanya ingin nemenin saja biar rame kebetulan di Team IT ada perombakan posisi jadi pada curcol gitu deh.

Saat teman – teman makan siang saya jadi pengen dan ikut  pesan tengleng sama makan tahu goreng 4 biji. Selesai makan siang, bro ranto ngeluh pusing, sis ndul ngeluh juga , bro martin ngeluh dikit mules, bro devi mules,  jam 4 sore saya merasa badan gak beres mulai bolak – balik kamar mandi. Continue reading

Lebaran 2012

Kesempatan lebaran kali ini saya dan keluarga jatah ke kampung Pacitan, setelah tahun kemaren ke Jogjakarta sekarang giliran deh ke kampungnya ayah CDK.

Ada cerita seru saat Idul fitri tahun ini, Ceritanya kami sudah memesan tiket pesawat jauh – jauh hari, eh sewaktu sudah mendekati hari H ternyata bundanya CDK tidak diberikan ijin dari kantornya di awal kami memesan tiket berangkat tanggal 11 agustus kembali tanggal 24 agustus jadi di rubah berangkat tanggal 11 agustus kembali tanggal 20 agustus jadi kena tambah fee Rp. 800.000 , dan ternyata itupun mesti direfisi kembali dengan alasan bunda cdk masih gak di ijinkan lagi untuk ambil cuti sampai di ancam kalau memaksa cuti berarti mengundurkan diri kalau saya pribadi sih justru menyarakankan mengundurkan diri lebih baik lah wong karyawan itu mempunyai hak 12 hari setahun untuk cuti masa ini cuti saja tidak di kasih sudah melanggar undang – undang ketenaga kerjaan. ( Wahai menteri tenaga kerja kemana kami mesti mengadu….? ) Continue reading

Pulang Kampung

Lama mimpi pulang kampung di temani orang tercinta itu menjadi nyata, flash back dulu waktu masih sekolah SMA di jakarta tepatnya dulu saya sekolah di SMIPN pasar minggu Jl. Margasatwa ragunan, tiap liburan sekolah pasti menyempatkan diri pulang kampung ke pacitan, selain liburan ya karena kangen sama orang tua. Nah sepanjang perjalanan itu sambil menikmati pemandangan persawahan di temani nyanyian ebiet G ade yang di setel oleh kondektur bus saya ngebayangin alangkah indahnya kalau sepanjang perjalanan di temani kekasih tercinta begitu dulu saya berandai – andai dan sialnya waktu itu hanya mimpi – mimpi indah dalam lamunan.

Nah kemaren tanggal 14 Maret 2010 mimpi itu menjadi nyata ada kesempatan pulang kampung bersama orang terkasih bukan kekasih lagi tetapi istri tercinta bahagia rasanya bisa membawa istri ke kampung dimana saya di besarkan, bisa melihat pemandangan alam dan bercerita bersama istri, bertemu Ibu yang terus berjuang demi anak – anaknya tercinta. Hari – hari di sana penuh kebahagiaan dengan menikmati kelapa langsung dari pohonya , memetik cabe langsung dari kebon, mengambil singkong dan langsung di bakar tak terlewatkan mandi di mata air yang airnya begitu jernih indah dan membahagiakan. Mimpi – mimpi yang begitu lama tertancap itu menjadi kenyataan menjadi anugerah terindah yang pernah kumiliki kalau kata lagu group bandnya .

Perjalanan di lanjutkan ke tempat kampung istri saya di jogja dengan menyewa mobil dari pacitan menembus jalan giri belah wonogiri di iringin kehijauan pegunungan dan perbukitan sambil bercerita dengan istri dan sopir nikmat sekali rasanya. Di kampung istri saya mengulang masa – masa kecil dulu bertemu dengan mbok tuwo atau nenek dari istri, dulu masa kecil saya hanya sebentar bisa berjumpa dengan nenek dan kakek bahkan bisa di bilang masih sangat minim mendapatkan kasih sayang nenek karena umur memisahkan semoga beliau di teriman amal ibadahnya. Nah di jogja bisa mengulang masa itu dengan bertemu nenek dari istri yang alhamdulilah masih lengkap minus kakek.

Setelah 6 hari 3 hari di pacitan dan 3 hari di jogja perjalanan di lanjutkan ke jakarta dengan di awali jalan – jalan di malioboro dan tak lupa makan di waroeng ss dan seterusnya berangkata ke jakarta naik kereta Bisnis dan pagi jam 4.30 sampai di stasiun senen.