Tag Archives: kereta

Tenjo bogor

Episode selanjutnya setelah saya terbebas dari riba adalah melangkah ke tahapan berikutnya untuk bisa membuat rumah impian. Sedari dulu saya ingin membangun rumah impian tetapi tidak lewat pengembang alias membangun sendiri.

Lah kok begitu? entah bagaimana ceritanya saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun pengembang ada aza kurangnya apalagi yang sering saya lihat kan rumah tipe sederhana yang terlihat asal – asalan. Dulu saat temen saya yang bekerja sebagai tukang bangunan membangunkan  rumah konsumenya  di ciputat saya sempat main dan memperhatikan dia bekerja kebetulan  di samping rumah yang dia bangun ada perumahan yang sedang dalam proses pembangunan,  sambil saya perhatiin proses pembuatannyapun sangat asal – asalan dan bener gak berapa lama, belum selesai pembangunan ada beberapa tembok yang rubuh.

Semenjak itu saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun contoh lagi di sekitaran rumah juga ada bangunan bagus tapi tak berapa lama sudah bocor, bahkan ada di perumahan gede dan rumah mewahpun belum berapa lama langit langit sudah hitam karena tetesan air hujan, teman yang ambil KPR saat sudah di beli ya begitu kualitas bangunan sangat kurang bagus, dan mesti renovasi banyak bisa di bilang mereka kredit tahunan ya membeli tanah aza. Berdasarkan pengamatan dan cerita-cerita dari mereka  itulah maka saya timbul keinginan nanti kalau saya mampu membangun rumah tidak ingin membeli rumah jadi tetapi saya akan membeli tanah atau kavling sedangkan rumah di bangun sendiri, selain style bisa menyesuaikan keinginan, yang paling urgent adalah kualitas  bangunan. Continue reading

New Office @ Surya University

sure-centerHari senin 22 Juli 2013 saya memulai babak baru kehidupan,  berpindah pekerjaan ke  SURYA UNIVERSITY Jl. Scientia Boulevard Blok U/7 Summarecon Serpong, Banten – INDONESIA.

Berangkat dari rumah jam 6. 35 menit saya di bonceng istri dari rumah lewat jalan gili samping masuk komplek dpr, mampir kampus binus syahdan (sedikit mengingatkan masa dimana saya bekerja 14 tahun dibinus dan di akhir 2012 saya mengajukan pengunduran diri untuk cracking zone)  untuk mengambil uang di ATM, selanjutnya saya menembus jalan samping polsek palmerah , hotel pitagiri , kompas dan berhenti di pasar , saya lanjutkan berjalan kaki ke stasiun palmerah. Sampai di stasiun kereta sudah diumumkan akan datang, waduh ngantri pula jadi dag dig dug der bisa bisa ketinggalan kereta ini waktu menunjukkan jam 7 lewat 2 menit. Continue reading