Tag Archives: Falsafah jawa

Ora tedas tapak paluning pande..

Kesempatan ini saya ingin menulis mengenai falsafah jawa. Sebagai orang keturunan jawa dan lahir di jawa. Saya berdekatan dengan istilah – istilah jawa yang sering di ucapkan oleh kedua orang tua. Tetapi pemahaman mengenai arti dari istilah tersebut hanya sekilas dan terkadang kurang pas.

Saat ini saya membaca buku wayang sebagai simbol hidup dan kehidupan manusia hadiah dari Ibu Sri Yatini salah satu dosen Universitas Trisakti buku tersebut adalah hasil tulisan beliau. Setelah membaca buku ini saya sedikit mengerti berbagai ungkapan atau ular – ular bahasa jawa.

Ungkapan yang saya pilih saat ini “Tinatah mendat jinara menter. Ora tedas tapak paluning pande sisaning gurindro“. Diucapkan oleh orang yang ingin menunjukkan kemampuannya (terutama fisiknya) atau tidak takut oleh tantangan atau ancaman apa pun karena merasa sudah mumpuni untuk bersaing. Continue reading