Category Archives: Entrepeneurship

Jualan di marketplace

Hai guys lama tak merangkai kata sebagai bukti sejarah kehidupan, jadi pengen bercerita lagi kegiatan saya akhir – akhir ini. Saya lagi sibuk ngembangin usaha sambil mulai merambah MARKETPLACE. Kalian pasti pernah denger donk MARKETPLACE, hayo ngacung siapa yang tau? atau pernah menggunakannya?.

Baik marketplace itu apa ya? definisi marketplace secara bahasa berarti “pasar” di Internet. Kalau bahasa awamnya adalah ya pasar yang berada di dunia maya yang biasanya di sediakan oleh sebuah organisasi atau perusahaan ataupun secara individu. Kalau di dunia nyata ada pasar modern semisal mall nah di dalam mall terdapat toko – toko dan anda belanja di toko atau kios tersebut. Di marketplace anda bisa menjadi toko atau kios  ataupun sebaliknya anda bisa menjadi pembeli di toko atau di kios yang ada. Continue reading

Advertisements

Tenjo bogor

Episode selanjutnya setelah saya terbebas dari riba adalah melangkah ke tahapan berikutnya untuk bisa membuat rumah impian. Sedari dulu saya ingin membangun rumah impian tetapi tidak lewat pengembang alias membangun sendiri.

Lah kok begitu? entah bagaimana ceritanya saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun pengembang ada aza kurangnya apalagi yang sering saya lihat kan rumah tipe sederhana yang terlihat asal – asalan. Dulu saat temen saya yang bekerja sebagai tukang bangunan membangunkan  rumah konsumenya  di ciputat saya sempat main dan memperhatikan dia bekerja kebetulan  di samping rumah yang dia bangun ada perumahan yang sedang dalam proses pembangunan,  sambil saya perhatiin proses pembuatannyapun sangat asal – asalan dan bener gak berapa lama, belum selesai pembangunan ada beberapa tembok yang rubuh.

Semenjak itu saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun contoh lagi di sekitaran rumah juga ada bangunan bagus tapi tak berapa lama sudah bocor, bahkan ada di perumahan gede dan rumah mewahpun belum berapa lama langit langit sudah hitam karena tetesan air hujan, teman yang ambil KPR saat sudah di beli ya begitu kualitas bangunan sangat kurang bagus, dan mesti renovasi banyak bisa di bilang mereka kredit tahunan ya membeli tanah aza. Berdasarkan pengamatan dan cerita-cerita dari mereka  itulah maka saya timbul keinginan nanti kalau saya mampu membangun rumah tidak ingin membeli rumah jadi tetapi saya akan membeli tanah atau kavling sedangkan rumah di bangun sendiri, selain style bisa menyesuaikan keinginan, yang paling urgent adalah kualitas  bangunan. Continue reading

Mengurus izin P-IRT

Untuk menembus pasar yang lebih luas dalam menjual produk segertea, saya melanjutkan dengan mengajukan izin PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga).

Proses perijinan tak seindah yang di bayangkan yang katanya 7 hari dan lain lain, bulan november 2016 team segertea datang ke dinkes jakata barat di sana di daftar dan diberikan beberapa form yang harus dilengkapi. Continue reading

Silaturahmi membawa rezeki

Sabtu 4 Februari saya berkelana untuk mencari ilmu  ke tembat suhu di bilangan gading serpong di temani partner bisnis segertea saya bro Putra.

Perjalanan kali ini kami jadwalkan untuk silaturahmi sekaligus mendapatkan ilmu mengenai minuman kebetulan mas jojo sebagai suhunya adalah produsen berbagai macam sirup dan turunanya. Berangkat dari rumah jam 9 menggunakan uber motor menuju tempat janjian kami di crematology cafe puri indah. Cerita lucu saat turun dari uber ternyata dapet gratisan tetapi tetap saya kasih saja hitung – hitung sedekah, kan jargonya sekarang sudah berubah sedekah pangkal kaya betul apa betul guys. Turun dari uber saya ngobrol, jiwa marketingnya keluar dan lanjut prospek tuh driver uber ajak ngobrol ngalir tapi tujuanya memperkenalkan minuman saya dan tak lupa saya keluarkan tester, saya kasih espresso macchiatonya segertea  satu botol komentarnya enak,  tak terasa setengah jam ngobrol  saya pamitan masuk ke dalam crema  sambil nunggu bro putra datang. Continue reading

Bisnis tanpa modal

segerteaHalo kawan – kawan semua setelah lama berkutat di wirausaha, saya sampai lupa melanjutkan kegemaran saya untuk belajar menulis sambil bercerita mengenai pengalaman  sehari – hari dalam proses belajar membangun usaha sendiri.

Temen – temen yang mau berwirausaha pasti di benaknya selalu terlintas modal dalam memulai usaha. Sebenarnya tidak salah juga, hal yang realistis tetapi tidak seratus persen benar tergantung situasi dan kondisi. Bisa juga saat kita tidak punya modal uang, kita bisa mempergunakan produk orang lain untuk dijualkan, pokoknya niat yang kuat dan terus mencoba mencari teman atau sahabat untuk membangun jaringan atau silaturahmi jadi hal yang mesti dilakukan. kalau ada yang tertarik untuk berusaha tapi gak punya  modal uang, bisa gabung sama saya di jamin halal bukan tipu – tipu , anda hanya butuh tekad kuat dan benar serius  saja. Continue reading

Rebranding Segertea

Tak terasa sudah 2 bulan  ini joinan pemodal dengan segertea berjalan, mulai ada hal – hal perubahan yang dilakukan salah satunya adalah rebranding. Memang semenjak segertea lahir kami hanya mengandalkan teman – teman dekat untuk membantu mendesign dan semua itu masih free paling bayaranya hanya minum segertea dan makan somay.

Beruntung kami memiliki kawan – kawan hebat yang tanpa menuntut bayaran, suatu saat kelak saat segertea membesar jasa kalian pasti kami ingat. Oww Iya nih setelah Mas putra join sebagai sparing partner alias team segertea kami segera bertindak dengan mengadakan pertemuan. Meeting yang tadinya hanya saya dan bunda Galih Annga Dewi sebagai founder dan inisiator segertea, sekarang kami memiliki team yang terdiri dari , bagian penjualan , bagian sop, bagian kurir, produksi. Continue reading

Investor Usaha

investorusahaPengalaman jatuh bangun membesarkan usaha yang saya alami membuat saya berevaluasi diri dimana sebenarnya letak kekurangan yang saya buat.

Kenekatan – kenekatan saya untuk terus mencoba usaha akhirnya membuka jalan juga. Posisi saat ini kami memerlukan pemodal yang non RIBAWI alias bukan ngutang bunga-berbunga takut makin banyak dosa, harapanya juga bisa membantu membangun sistem untuk pengembangan segertea. Saya bertapa setiap hari alias mencari cara dan solusi siapa nih yang bisa saya jadikan investor. Lah kok sok soan berbicara investor serasa saya punya perusahaan besar.Teringat saya akan kondisi kantor saya bekerja , yang kacaw – balaw lantaran berharap besar datangnya investor untuk menyelamatkan perusahaan yang sudah kocar – kacir tetapi yang di dapat malah zonk dan makin terpuruk dengan ratusan juta gaji karyawan tidak terdeliver belum hutang menumpuk, wow sekali. Continue reading