Category Archives: Daily

Bejar dari junior

Usia boleh lebih dulu lahir, boleh merasa kita lebih lama dan lebih tau, itu betul dan alami.Tetapi saya makin kemari kok merasa pengetahuan dan ilmu saya makin jauh dari kata cukup. Makin berkurang bahkan junior – junior saya pun sudah banyak yang melampaui saya dalam berwirasuaha dalam pendidikan.

Memaksa saya untuk belajar kembali, menghilangkan kecanggungan, belajar dari para junior bagaimana mereka bisa maju diatas saya. Dan sepertinya memang begitulah gak ada batasan bahwa usia jaminan lebih sukses lebih berhasil. Continue reading

KERJA CERDAS ITU BAGAIMANA SIH?

Sering kali saya denger kerja cerdas, bukanya semenjak kecil dulu kita di didik untuk kerja keras kalau bisa lembur – lembur deh bahkan di jawa ada mitos kalau mau berhasil harus betah melek alias tidurnya sedikit. Kalau mau sukses harus kuat tirakat kurangin makan kurangin tidur dan kerja KERAS.

Apakah konsep kerja KERAS ini masih sesuai dengan perkembangan jaman NOW? menurut saya sendiri sih ada benarnya juga apabila kerja keras ini di artikan sebagai semangat kerja yang pantang mundur menghilangkan kemalasan diri dan terus bergerak biar bertumbuh..

Kalau kemaren saya sedikit menyinggung masalah kerja CERDAS, sebenarnya apa sih yang di maksud dengna kerja cerdas itu ? apakah kerja yang nilai IPK kuliahny 4 atau nilai sekolahnya 10 jadi orang yang IQ atau kederdasanya tingkat dewa? Ok Deh sebaiknya kita cari referensi para pakar dibidangnya ya..daripada ngawur nanti malah tersesat.

Menurut Belle Beth Cooper, pembuat konten di Buffer, bekerja cerdas bukanlah tentang mengalokasikan waktu lebih panjang untuk melakukan suatu pekerjaan. Bekerja cerdas adalah upaya menyeimbangkan seluruh lini kehidupan agar nantinya membawa dampak positif pada produktivitas.

“Di Buffer, kami menekankan kepada seluruh anggota tim untuk bekerja dengan lebih cerdas. Seluruh anggota tim harus punya waktu tidur yang cukup, mendapatkan waktu untuk berolahraga, punya kesempatan berekreasi — dengan begini mereka akan lebih produktif saat bekerja.

Selama ini banyak orang terjebak dalam pusaran kerja terlalu keras. Mereka tidak bisa berhenti menyentuh pekerjaan dan memikirkan berbagai tugas yang harus diselesaikan — meski di hari libur sekalipun. Kita terlalu mudah untuk jatuh pada lingkaran yang bernama: selalu bekerja setiap saat”

Nah kan menurut pakar di atas kerja cerdas adalah terjadiinya keseimbangan kehidupan , tidur cukup istirahat cukup , bekerja juga ada tricknya.

Dengan berkembanganya media teknologi saat ini tentu pekerjaan pun berubah MISAL kalau jaman OLD bekerja itu ya ke kantor berangkat pagi pulang sore atau perlu malam , melewati kemacetan jalan stresss, lelah , marah – marah.. dan dan dan… itu jadi RITUAL setiap hari terutama di IBUKOTA.

Nah kalau bekerja CERDAS saat ini proses pekerjaan mulai bisa tergantikan dengan sistem ONLINE walaupun belum 100 % bisa tergantikan minimal sudah ada PELUANG di sini, misal di dunia pendidikan sudah ada E-LEARNING pendidikan menggunkanan dunia maya yang bisa di lakukan jarak jauh, di bisnis bukan banyak lagi E-COMMERCE sekarang lagi booming banyak MARKETPLACE bertumbuh : tokopedia, shoope, buka lapak dll  belum yang INDIVIDU. Di Dunia Trasportasi tentau kita semua paham bagaimana Gojek yang dulu kalau mau pesen kadang mesti jalan kaki ratusan meter ke pangkalan (pengalaman pribadi) sekarang kita bisa pesen dari kamar tidur kita, dulu mau makan makanan favorit mesti datang ke restaurang atau ke tempat dimana makanan di jual sekarang tinggal pesan bayar sampai.

ITU sebagai contoh kerja CERDAS yang sudah ada di sekitar kita, nah bagaimana dengan kita ? saya sendiri sudah mulai mencoba untuk bekerja dari RUMAH, tidak mudah memang belajar dari NOL kembali, meninggalkan kenyamanan KANTOR yang sudah saya bangun dari NOL juga dari tahun 2008 sampai 2017 artinya 20 tahun lebih saya kerja Kantoran dari Hotel pindah ke KAMPUS mulai dari cleaning service terakhir jadi MANAGER IT.

Tapi di lubuk hati saya keinginan MANDIRI jadi entrepreneur memang sudah terpendam lama dan selalu terucap dalam doa -doa saya , dan di 2017 tuhan membuatkan alur saya untuk mundur dari pekerjaan kantoran dan mulai mandiri dari NOL.

Bisnis Modal Nol Rupiah

Masa iya hari gini bisnis bisa dengan nol rupiah? pasti tipu – tipu dan pembohongan publik. Masa iya didunia yang penu bayar – membayar dan segalanya di nilai dengan uang trus BISNIS kok bisa nol rupiah alias GRATIS? yakin anda sehat?

Begitulah revolusi di bidang teknologi membuat yang gak munkin jadi mungkin .. sebenarnya tekhnik ini cuma evolusi dari gaya berbisnis masa lalu. Kalau di kampung saya ada istilah blantik atau penjual kambing, sapi dan sejenisnya.. mereka membeli menjualkan binatang ternak para petani dengan pembayaran di belakang saat binatang sudah laku. Bahkan pembayaranya pun bisa mundur beberapa bulan kebelakang.

Itu pola lama dengan teknologi pola itu bisa dipermudah dan tidak ada penundaan pembayaran pembeli puas , penjual juga untung .. inilah yang di sebut penjualan dengan sistem DROPSHIP.. nah anda bisa menjadi DROPSHIPER  (atau orang yang menjualkan produk orang lain tapi tanpa perlu mengurus barang : packing, pengiriman, dan lain sebagainya.. yang bertugas adalah yang punya barang.. Continue reading

Jualan di marketplace

Hai guys lama tak merangkai kata sebagai bukti sejarah kehidupan, jadi pengen bercerita lagi kegiatan saya akhir – akhir ini. Saya lagi sibuk ngembangin usaha sambil mulai merambah MARKETPLACE. Kalian pasti pernah denger donk MARKETPLACE, hayo ngacung siapa yang tau? atau pernah menggunakannya?.

Baik marketplace itu apa ya? definisi marketplace secara bahasa berarti “pasar” di Internet. Kalau bahasa awamnya  pasar yang berada di dunia maya yang biasanya di sediakan oleh sebuah organisasi atau perusahaan ataupun secara individu. Kalau di dunia nyata ada pasar modern semisal mall nah di dalam mall terdapat toko – toko dan anda belanja di toko atau kios tersebut. Di marketplace anda bisa menjadi toko atau kios  ataupun sebaliknya anda bisa menjadi pembeli di toko atau di kios yang ada. Continue reading

Tenjo bogor

Episode selanjutnya setelah saya terbebas dari riba adalah melangkah ke tahapan berikutnya untuk bisa membuat rumah impian. Sedari dulu saya ingin membangun rumah impian tetapi tidak lewat pengembang alias membangun sendiri.

Lah kok begitu? entah bagaimana ceritanya saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun pengembang ada aza kurangnya apalagi yang sering saya lihat kan rumah tipe sederhana yang terlihat asal – asalan. Dulu saat temen saya yang bekerja sebagai tukang bangunan membangunkan  rumah konsumenya  di ciputat saya sempat main dan memperhatikan dia bekerja kebetulan  di samping rumah yang dia bangun ada perumahan yang sedang dalam proses pembangunan,  sambil saya perhatiin proses pembuatannyapun sangat asal – asalan dan bener gak berapa lama, belum selesai pembangunan ada beberapa tembok yang rubuh.

Semenjak itu saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun contoh lagi di sekitaran rumah juga ada bangunan bagus tapi tak berapa lama sudah bocor, bahkan ada di perumahan gede dan rumah mewahpun belum berapa lama langit langit sudah hitam karena tetesan air hujan, teman yang ambil KPR saat sudah di beli ya begitu kualitas bangunan sangat kurang bagus, dan mesti renovasi banyak bisa di bilang mereka kredit tahunan ya membeli tanah aza. Berdasarkan pengamatan dan cerita-cerita dari mereka  itulah maka saya timbul keinginan nanti kalau saya mampu membangun rumah tidak ingin membeli rumah jadi tetapi saya akan membeli tanah atau kavling sedangkan rumah di bangun sendiri, selain style bisa menyesuaikan keinginan, yang paling urgent adalah kualitas  bangunan. Continue reading

Mencari uang dengan mempergunakan sistem franchise

coming soon thai teaSedari dulu saya membaca dan menelaah banyak hal tentang entrepreneurship, banyak sudah yang saya impi-impikan sekarang  saatnya saya take action dengan eksekusi  seperti yang saya ceritakan di  tulisan sebelumnya. Kesempatan kali ini saya ingin cerita pengalaman saya menjadi mitra franchise . Continue reading

Putra kedua

menangisTanggal 9 April saya mendapat tanggung-jawab  kembali dengan terlahirnya putra kedua kami. Proses kelahiran normal. Saat melahirkan bunda CDK belum sampai mengambil cuti. Rencana mengambil cuti minggu depannya tetapi saat kembali dari ngantor si bunda mulai kerasa.

Tanggal 8 sore selepas jam kantor sekitaran jam 5.30  bunda sudah terasa ingin melahirkan dan menyampaikan ingin pulang dulu kerumah , sempat saya iyakan tetapi saat saya berfikir ulang saya telpon bunda untuk langsung menuju RS Harapan kita, takutnya bunda melahirkan di jalan. Akhirnya bunda menuju RS menggunakan Bis kota sedangkan saya masih menunggu pulang  kantor sampai magrib. Saya langsung meluncur ke RS dan berjumpa bunda di UGD tempat pemeriksaan pertama. Selesai pemeriksaan kami membereskan pendaftaran dan mencari kamar kelas I dan sibunda di bawa ke kamar bersalin di lantai 3. Semalam kami menunggu tetapi proses pembukaan belum  tuntas. Continue reading