Category Archives: Ceritaku

Tenjo bogor

Episode selanjutnya setelah saya terbebas dari riba adalah melangkah ke tahapan berikutnya untuk bisa membuat rumah impian. Sedari dulu saya ingin membangun rumah impian tetapi tidak lewat pengembang alias membangun sendiri.

Lah kok begitu? entah bagaimana ceritanya saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun pengembang ada aza kurangnya apalagi yang sering saya lihat kan rumah tipe sederhana yang terlihat asal – asalan. Dulu saat temen saya yang bekerja sebagai tukang bangunan membangunkan  rumah konsumenya  di ciputat saya sempat main dan memperhatikan dia bekerja kebetulan  di samping rumah yang dia bangun ada perumahan yang sedang dalam proses pembangunan,  sambil saya perhatiin proses pembuatannyapun sangat asal – asalan dan bener gak berapa lama, belum selesai pembangunan ada beberapa tembok yang rubuh.

Semenjak itu saya sering memperhatikan rumah – rumah yang di bangun contoh lagi di sekitaran rumah juga ada bangunan bagus tapi tak berapa lama sudah bocor, bahkan ada di perumahan gede dan rumah mewahpun belum berapa lama langit langit sudah hitam karena tetesan air hujan, teman yang ambil KPR saat sudah di beli ya begitu kualitas bangunan sangat kurang bagus, dan mesti renovasi banyak bisa di bilang mereka kredit tahunan ya membeli tanah aza. Berdasarkan pengamatan dan cerita-cerita dari mereka  itulah maka saya timbul keinginan nanti kalau saya mampu membangun rumah tidak ingin membeli rumah jadi tetapi saya akan membeli tanah atau kavling sedangkan rumah di bangun sendiri, selain style bisa menyesuaikan keinginan, yang paling urgent adalah kualitas  bangunan. Continue reading

Mengurus izin P-IRT

Untuk menembus pasar yang lebih luas dalam menjual produk segertea, saya melanjutkan dengan mengajukan izin PIRT (Produksi Pangan Industri Rumah Tangga).

Proses perijinan tak seindah yang di bayangkan yang katanya 7 hari dan lain lain, bulan november 2016 team segertea datang ke dinkes jakata barat di sana di daftar dan diberikan beberapa form yang harus dilengkapi. Continue reading

Bebas Riba

Di tengah riuh rendahnya informasi dan komunikasi saat ini fikiran  bisa di arahkan oleh media yang ada disekitar kita. sebagi contoh kita diem aza trus ada teman ngobrol masalah pilkada  fikiran kitapun terbawa masalah tersebut. Belum lagi saat membuka sosial media, wall kita dipenuhi berbagai macam luatan informasi  yang luarbiasa masifnya.

Saya sendiri cenderung juga banyak terpengaruh. Tetapi saya tetap berusaha meilihat secara objektif apapun informasi yang saya dapat dan fokus saya adalah ke arah entrepreneurship dan saya pilih yang berenergi positif. Continue reading

Silaturahmi membawa rezeki

Sabtu 4 Februari saya berkelana untuk mencari ilmu  ke tembat suhu di bilangan gading serpong di temani partner bisnis segertea saya bro Putra.

Perjalanan kali ini kami jadwalkan untuk silaturahmi sekaligus mendapatkan ilmu mengenai minuman kebetulan mas jojo sebagai suhunya adalah produsen berbagai macam sirup dan turunanya. Berangkat dari rumah jam 9 menggunakan uber motor menuju tempat janjian kami di crematology cafe puri indah. Cerita lucu saat turun dari uber ternyata dapet gratisan tetapi tetap saya kasih saja hitung – hitung sedekah, kan jargonya sekarang sudah berubah sedekah pangkal kaya betul apa betul guys. Turun dari uber saya ngobrol, jiwa marketingnya keluar dan lanjut prospek tuh driver uber ajak ngobrol ngalir tapi tujuanya memperkenalkan minuman saya dan tak lupa saya keluarkan tester, saya kasih espresso macchiatonya segertea  satu botol komentarnya enak,  tak terasa setengah jam ngobrol  saya pamitan masuk ke dalam crema  sambil nunggu bro putra datang. Continue reading

Rebranding Segertea

Tak terasa sudah 2 bulan  ini joinan pemodal dengan segertea berjalan, mulai ada hal – hal perubahan yang dilakukan salah satunya adalah rebranding. Memang semenjak segertea lahir kami hanya mengandalkan teman – teman dekat untuk membantu mendesign dan semua itu masih free paling bayaranya hanya minum segertea dan makan somay.

Beruntung kami memiliki kawan – kawan hebat yang tanpa menuntut bayaran, suatu saat kelak saat segertea membesar jasa kalian pasti kami ingat. Oww Iya nih setelah Mas putra join sebagai sparing partner alias team segertea kami segera bertindak dengan mengadakan pertemuan. Meeting yang tadinya hanya saya dan bunda Galih Annga Dewi sebagai founder dan inisiator segertea, sekarang kami memiliki team yang terdiri dari , bagian penjualan , bagian sop, bagian kurir, produksi. Continue reading

Investor Usaha

investorusahaPengalaman jatuh bangun membesarkan usaha yang saya alami membuat saya berevaluasi diri dimana sebenarnya letak kekurangan yang saya buat.

Kenekatan – kenekatan saya untuk terus mencoba usaha akhirnya membuka jalan juga. Posisi saat ini kami memerlukan pemodal yang non RIBAWI alias bukan ngutang bunga-berbunga takut makin banyak dosa, harapanya juga bisa membantu membangun sistem untuk pengembangan segertea. Saya bertapa setiap hari alias mencari cara dan solusi siapa nih yang bisa saya jadikan investor. Lah kok sok soan berbicara investor serasa saya punya perusahaan besar.Teringat saya akan kondisi kantor saya bekerja , yang kacaw – balaw lantaran berharap besar datangnya investor untuk menyelamatkan perusahaan yang sudah kocar – kacir tetapi yang di dapat malah zonk dan makin terpuruk dengan ratusan juta gaji karyawan tidak terdeliver belum hutang menumpuk, wow sekali. Continue reading

Mengembangkan jaringan usaha melalui reseller

Apa kabar sahabat semua dimanapun berada semoga kita selalu bersemangat untuk menjemput rizki dari jalan yang benar tidak bermain bunga – berbunga tidak berbohong dan hal – hal negatif lainnya. Sering kali saya membaca pengalaman – pengalaman orang  besar semisal  pendiri astra bekerja siang malam penuh dedikasi dan keuletan  menjaga kredibilitas, kualitas, kejujuran dan kedisiplinan, hasilnya bisa kita lihat  jaringan astra di seluruh penjuru tanah air, dengan banyak jaringan pundi – pundi uang mengalir tanpa henti.

Semua itu memerlukan perjuangan dan mental baja, apalagi dengan godaan – godaan berbisnis yang banyak celah negatif. Sedikit cerita tentang pengalaman saya beberapa kali mengikuti bazaar menjual segertea. Saya ini masih newbie tentu keinginan kuat untuk mencari kawan sahabat tanpa mempertimbangkan latar belakang apapun. Ternyata di dunia bazaar ini juga banyak pelajaran yang saya dapat, ada beberapa orang yang saling menyimpan rahasia info bazaar misalkan, dengan harapan orang lain gak dapat info dan dia bisa jualan supaya danganganya laku keras, ada orang yang jujur apa adanya kalau ada info di berikan ke teman yang kenal, ada juga yang saling menjatuhkan bahwa barangnya kurang bagus, ada yang menjaga kulaitas barang jualanya sebaik mungkin ada juga yang ala kadarnya yang penting jualan , ada yang mencontek produk orang lain saat orang tidak berjualan di tempat bazaar yang sama dia bisa menjual produk yang sama jadi terkadang pembeli kecele barang sama tapi rasa dan kulaitas berbeda bukan berarti mencontek itu di larang tapi justru kreatif tentunya dengan etika juga donk.. betul apa betul guys? Continue reading