Author Archives: cahpct

Mencari motivasi dari kawan sekitar

Yang namanya hati itu guys cepet banget berbolak – baliknya, dipengaruhi alam sekitar kita. Saat ada yang teriak marah otomatis bisa langsung merespond ikut marah juga. “Hoi ngapain loe marah – marah mau ngajak perang” padahal dalam beberapa menit yang lalu penuh canda dan tawa.

Saya sendiri sering mengalami fluktuasi emosi ini, entah karena lingkungan tontonan dan apa yang di terima oleh panca indera. Apa memang sudah zamannya ya saat ini jadi mudah banget yang namanya emosi tersulut dan mental juga mudah down semangat mudah loyo. Continue reading

Bejar dari junior

Usia boleh lebih dulu lahir, boleh merasa kita lebih lama dan lebih tau, itu betul dan alami.Tetapi saya makin kemari kok merasa pengetahuan dan ilmu saya makin jauh dari kata cukup. Makin berkurang bahkan junior – junior saya pun sudah banyak yang melampaui saya dalam berwirasuaha dalam pendidikan.

Memaksa saya untuk belajar kembali, menghilangkan kecanggungan, belajar dari para junior bagaimana mereka bisa maju diatas saya. Dan sepertinya memang begitulah gak ada batasan bahwa usia jaminan lebih sukses lebih berhasil. Continue reading

Meningkatkan penjualan

Setelah terjun full ke wirausaha banyak jalan terjal yang saya lalui. Saat omset ada senyum di bibir saat omset down, prengutan dan omelan pasangan jadi makanan yang mesti di telan bulat – bulat.

Sebagai orang yang awam dalam dunia sales dan marketing tentunya hanya modal nekad dan nekad yang bisa dilakukan.

Sambil pelan – pelan belajar apa itu digital marketing. Kenapa digital marketing karena cara termudah dan masih ada hubunganya dengan keseharian saya sebelumnya. Yang tidak jauh – jauh dari dunia IT.

Walaupun sekarang bergelut dengan dunia KULINER tapi tetap yang bersentuhan dengan dunia IT. Tepatnya ya itu digital marketing, bagaimana menggunakan website, sosial media dan kawanya untuk mendukung wirausaha.

Mencoba hal pertama ngoprek INSTAGRAM, menggunakan apliskasi celebgrame untuk menaikkan follower dan awareness .. yang terjadi naik sih tapi juga kehabisan modal karena saya setting untuk beberapa instagram… dan pernah sekali kena damprat orang karena saya set auto comment.

Lanjut saya pakai trick fb ads.. bagus nendang ..tapi akhir – akhir ini cuma like… lanjut saya bayar fotografer profesional.. untuk menghasilkan foto yang jose mourinho..ngefek.. tapi budget yang terus limit…. kembali hajar ads.. dan naik turun..

Yang pasti sampai saat ini terus mencoba komit upload setiap hari satu ….tapi ternyata tidak mudah diperlukan keseriusan .. kedisiplinan .. dan terus mempelajari perilaku para konsumen… trik apa yang paling cucok…

saya tambahkan dengan copywriting di facebook..untuk membantu branding.. satu dua ada yang nyantol tetapi mash belum nendang sampai ke ulu hati hasilnya… terus saya pelajari yang mana sih yang kurang… mohon para mastah yang sudah expert mohon di tularkan ILMUNYA untuk menaikan omset penjualan.

MENINGKATKAN PENJUALAN DI INSATAGRAM V

Ok setelah sekian lama menulis lagi di blog tercinta. Selama ini bacincongnya banyak di facebook bisa di cek di account ane ya.. Supriyanto cahpct.

Ok meneruskan tulisan sebelumnya trik yang dilakukan adalah dengan sistem membayar iklan di ig atau fb yaitu FB ADS.

Keren loh anda bisa membuat target pemasaran, usia , daerah, atau secara umum di sebut demograpi.. dan kerenya lagi cukup 10.000 sehari anda sudah bisa buat iklan.

Lakukan yang saya bilang di tulisan sebelumnya plus ditambah fb ads maka kemungkinan penjualan naik sangat tinggi.

Mau tau lebih banyak bisa wa langsung ke ane : 082123928727

KERJA CERDAS ITU BAGAIMANA SIH?

Sering kali saya denger kerja cerdas, bukanya semenjak kecil dulu kita di didik untuk kerja keras kalau bisa lembur – lembur deh bahkan di jawa ada mitos kalau mau berhasil harus betah melek alias tidurnya sedikit. Kalau mau sukses harus kuat tirakat kurangin makan kurangin tidur dan kerja KERAS.

Apakah konsep kerja KERAS ini masih sesuai dengan perkembangan jaman NOW? menurut saya sendiri sih ada benarnya juga apabila kerja keras ini di artikan sebagai semangat kerja yang pantang mundur menghilangkan kemalasan diri dan terus bergerak biar bertumbuh..

Kalau kemaren saya sedikit menyinggung masalah kerja CERDAS, sebenarnya apa sih yang di maksud dengna kerja cerdas itu ? apakah kerja yang nilai IPK kuliahny 4 atau nilai sekolahnya 10 jadi orang yang IQ atau kederdasanya tingkat dewa? Ok Deh sebaiknya kita cari referensi para pakar dibidangnya ya..daripada ngawur nanti malah tersesat.

Menurut Belle Beth Cooper, pembuat konten di Buffer, bekerja cerdas bukanlah tentang mengalokasikan waktu lebih panjang untuk melakukan suatu pekerjaan. Bekerja cerdas adalah upaya menyeimbangkan seluruh lini kehidupan agar nantinya membawa dampak positif pada produktivitas.

“Di Buffer, kami menekankan kepada seluruh anggota tim untuk bekerja dengan lebih cerdas. Seluruh anggota tim harus punya waktu tidur yang cukup, mendapatkan waktu untuk berolahraga, punya kesempatan berekreasi — dengan begini mereka akan lebih produktif saat bekerja.

Selama ini banyak orang terjebak dalam pusaran kerja terlalu keras. Mereka tidak bisa berhenti menyentuh pekerjaan dan memikirkan berbagai tugas yang harus diselesaikan — meski di hari libur sekalipun. Kita terlalu mudah untuk jatuh pada lingkaran yang bernama: selalu bekerja setiap saat”

Nah kan menurut pakar di atas kerja cerdas adalah terjadiinya keseimbangan kehidupan , tidur cukup istirahat cukup , bekerja juga ada tricknya.

Dengan berkembanganya media teknologi saat ini tentu pekerjaan pun berubah MISAL kalau jaman OLD bekerja itu ya ke kantor berangkat pagi pulang sore atau perlu malam , melewati kemacetan jalan stresss, lelah , marah – marah.. dan dan dan… itu jadi RITUAL setiap hari terutama di IBUKOTA.

Nah kalau bekerja CERDAS saat ini proses pekerjaan mulai bisa tergantikan dengan sistem ONLINE walaupun belum 100 % bisa tergantikan minimal sudah ada PELUANG di sini, misal di dunia pendidikan sudah ada E-LEARNING pendidikan menggunkanan dunia maya yang bisa di lakukan jarak jauh, di bisnis bukan banyak lagi E-COMMERCE sekarang lagi booming banyak MARKETPLACE bertumbuh : tokopedia, shoope, buka lapak dll  belum yang INDIVIDU. Di Dunia Trasportasi tentau kita semua paham bagaimana Gojek yang dulu kalau mau pesen kadang mesti jalan kaki ratusan meter ke pangkalan (pengalaman pribadi) sekarang kita bisa pesen dari kamar tidur kita, dulu mau makan makanan favorit mesti datang ke restaurang atau ke tempat dimana makanan di jual sekarang tinggal pesan bayar sampai.

ITU sebagai contoh kerja CERDAS yang sudah ada di sekitar kita, nah bagaimana dengan kita ? saya sendiri sudah mulai mencoba untuk bekerja dari RUMAH, tidak mudah memang belajar dari NOL kembali, meninggalkan kenyamanan KANTOR yang sudah saya bangun dari NOL juga dari tahun 2008 sampai 2017 artinya 20 tahun lebih saya kerja Kantoran dari Hotel pindah ke KAMPUS mulai dari cleaning service terakhir jadi MANAGER IT.

Tapi di lubuk hati saya keinginan MANDIRI jadi entrepreneur memang sudah terpendam lama dan selalu terucap dalam doa -doa saya , dan di 2017 tuhan membuatkan alur saya untuk mundur dari pekerjaan kantoran dan mulai mandiri dari NOL.

Bisnis Modal Nol Rupiah

Masa iya hari gini bisnis bisa dengan nol rupiah? pasti tipu – tipu dan pembohongan publik. Masa iya didunia yang penu bayar – membayar dan segalanya di nilai dengan uang trus BISNIS kok bisa nol rupiah alias GRATIS? yakin anda sehat?

Begitulah revolusi di bidang teknologi membuat yang gak munkin jadi mungkin .. sebenarnya tekhnik ini cuma evolusi dari gaya berbisnis masa lalu. Kalau di kampung saya ada istilah blantik atau penjual kambing, sapi dan sejenisnya.. mereka membeli menjualkan binatang ternak para petani dengan pembayaran di belakang saat binatang sudah laku. Bahkan pembayaranya pun bisa mundur beberapa bulan kebelakang.

Itu pola lama dengan teknologi pola itu bisa dipermudah dan tidak ada penundaan pembayaran pembeli puas , penjual juga untung .. inilah yang di sebut penjualan dengan sistem DROPSHIP.. nah anda bisa menjadi DROPSHIPER  (atau orang yang menjualkan produk orang lain tapi tanpa perlu mengurus barang : packing, pengiriman, dan lain sebagainya.. yang bertugas adalah yang punya barang.. Continue reading