Jualan di marketplace

Hai guys lama tak merangkai kata sebagai bukti sejarah kehidupan, jadi pengen bercerita lagi kegiatan saya akhir – akhir ini. Saya lagi sibuk ngembangin usaha sambil mulai merambah MARKETPLACE. Kalian pasti pernah denger donk MARKETPLACE, hayo ngacung siapa yang tau? atau pernah menggunakannya?.

Baik marketplace itu apa ya? definisi marketplace secara bahasa berarti “pasar” di Internet. Kalau bahasa awamnya  pasar yang berada di dunia maya yang biasanya di sediakan oleh sebuah organisasi atau perusahaan ataupun secara individu. Kalau di dunia nyata ada pasar modern semisal mall nah di dalam mall terdapat toko – toko dan anda belanja di toko atau kios tersebut. Di marketplace anda bisa menjadi toko atau kios  ataupun sebaliknya anda bisa menjadi pembeli di toko atau di kios yang ada.

Itu penjelasan tentang marketplace, ok lanjut lagi ya. Nah marketplace tumbuh karena pengguna internet juga bertumbuh,  penetrasi internet di indonesia  tumbuh seiring mulai bertambah dan perbaiakan infrastruktur baik dari pihak swasta ataupun pemerintah, lihat hasil survei mengenai penetrasi internet berikut:

sumber 

Dari hasil survei di atas penetrasi internet di Indonesia mencapai 51,8 % artinya potensi berjualan keseluruh daerah mulai meningkat dan peluangya terus bergerak. Analogi bodoh andaikan ada 256,2 juta Jiwa dan separohnya menggunakan internet apabila kita berjualan ke pengguna internet kemungkinan lakunya ada tidak? coba di bayangkan sebentar guys? pastinyanya peluang lakunya ada donk, kenapa ?  bayangkan separoh dari populasi menggunakan  internet setiap harinya dari sabang – sampai merauke, berarti seberapapun persenya itu ada kemungkinan . Nah bagi para wirausahawan setiap peluang yang ada, disitu dia berada dan bertumbuh. Berkaca kepada rajanya e-commerce    dunia saat ini, beliau berani memasukkan modalnya ke marketplace lokal di hari kemerdekaan RI yang ke 72 ini, sebesar RP 14. triliun lebih. Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan mereka yang lebih paham dan mengerti dengan segala macam toolnya berani menggelontorkan sebesar itu, kesimpulan awam bahwa peluang berjualan di marketplace itu besar, apalagi dengan jumlah penduduk indonesia yang sudah menembus 257 jutaan.

Di indonesia ada beberapa marketplace yang terus bersaing satu dengan yang lainya yang saya tau saat ini pun saya pergunakan juga :

  1. Tokopedia
  2. Shopee
  3. Bukalapak
  4. Lazada
  5. Kaskus

Untuk lebih detail silahkan di baca di link berikut : 10 marketplace terbaik di indonesia

Saya masih proses belajar bagaimana menggunakan marketplace untuk mendorong penjualan produk saya segertea , . Walaupun saya berlatar belakang orang IT saat  mulai menggunakan Tokopedia saya sempat keder dengan menu – menunya, bahkan saya mesti bertanya kepada kawan yang lebih dahulu mempergunakannya.

Awal saya mulai serius menggunakannya adalah untuk mengakali sistem pembayaran discount pengiriman sebesar RP 15.000 menggunakan gojek dengan ketentuan jarak maksimal 25 KM, jadi lumayan berhemat pengiriman produk saya segertea ke calon pembeli ataupun ke Reseller saya. Sebagai contoh saya mengirimkan ke area gading serpong memerlukan budget di atas 50.000 sedangkan menggunakan tokopedia cukup Rp 15.000 ini nilai plus pertama yang saya ambil, selanjutnya saya mencoba mendaftar di shopee lebih keren lagi saat kita berbelanja di atas Rp 100.000 maka ongkos di gratiskan sampai Rp 30.000 dan terbukti saya jadinya free ongkir. Dan terakhir di hari hari ini tokopedia yang sudah di suntik dana dari alibaba ikut pula mengadakan free ongkir saat belanja minimal Rp 100.000 so kawan – kawan silahkan segera membuka kios atau toko di kedua tempat tersebut. Bagi anda yang perlu bimbingan bagaimana berjualan di kedua marketplace tersebu silahkan hub saya di 082123928727 biaya Rp 500.000.

Dari mencoba – coba saya jadi tau bagaimana proses jual  – beli di tokopedia dan lanjut mencoba menjual barang – barang lain non produk saya sendiri. Saya telusuri ketemulah saya dengan sistem dropship saya coba cari informasi dan pelajari ketemu istilah scrap, artinya  kita mengkopi toko orang lain dan di pasang di toko kita seluruh isi dari toko tersebut,  tetapi cara ini tidak saya lakukan, saya memilih mencari supplier offline yang sudah saya kenal dan saya coba pasang di tokopedia alhamdullilah laku, kenapa saya memilih yang ini karena supplier offline letaknya deket rumah kalau ada orderan saya gak menunggu nunggu toko yang oline misalkan jadi menghidari kekhawatiran plus saya belum punya supplier online yang lain, dan saya ingin memposisikan sebagai supplier wabil khusus untuk minuman segertea.

Selain berjualan segertea dan beberapa produk dari supplier,  saya kefikir lagi bagaimana memanfaatkan barang second yang memenuhi gudang di rumah, mainan dan perlengkapan bayi bekas anak saya , akhirnya saya jual dan ternyata animonya malah bagus sampai menolak karena rebutan. Bahkan pembelinya sampai keluar kota, salah satu peluang berjualan perlengkapan bayi itu bagus pake bingit ternyata.

Semenjak itu saya terus mencoba berjualan sampai saat ini, dan omset penjulan pelan – pelan terus naik seiring kepercayaan pembeli yang bisa dilihat dari respond, tanda bintang, reputasi dan juga saya tambahkan satu lagi gold merchant di Tokopedia .

Bagi kawan – kawan yang mau menengok lapak saya silahkan berkunjung di link berikut:

  1. https://www.tokopedia.com/topazada
  2. https://shopee.co.id/topazada

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s