Bebas Riba

Di tengah riuh rendahnya informasi dan komunikasi saat ini fikiran  bisa di arahkan oleh media yang ada disekitar kita. sebagi contoh kita diem aza trus ada teman ngobrol masalah pilkada  fikiran kitapun terbawa masalah tersebut. Belum lagi saat membuka sosial media, wall kita dipenuhi berbagai macam luatan informasi  yang luarbiasa masifnya.

Saya sendiri cenderung juga banyak terpengaruh. Tetapi saya tetap berusaha meilihat secara objektif apapun informasi yang saya dapat dan fokus saya adalah ke arah entrepreneurship dan saya pilih yang berenergi positif.

Jadi kalau ada informasi mengenai peluang wirasuaha  , bisnis tentunya akan segera menarik bagi saya. Ada satu hal yang jadi niat saya di detik ini yaitu Membangun wirausaha yang berkah, tanpa riba . Hal ini tidak ujug – ujug , walaupun saya sudah tau kalau dalam agama saya ISLAM bahwa riba itu dilarang, tetapi saya peduli  setelah saya mengalami beban hutang tertinggi di tahun 2016 , saya tersadar oww ini toh maksudnya kenapa riba itu haram karena sistem bunga itu memang edan saat saya tidak mampu bayar utang kredit ternyata bunganya terus berlipa – lipat bayangkan saat saya dan istri terlilit kartu kredit dan bank toal mendekati Rp 200.000.000 sedangkan penghasilan kami saat itu kalau di gabung masih di bawah 20 juta untuk nyicil-pun gak cukup,  belum kebutuhan yang lain.

Dan terbukti saya hampir kolaps hanya bisa pasrah karena berfikir juga sudah mentog walaupun usaha sampingan saya jalan dengan baik, saya pasrah berdoa dan akhirnya saya mendapatkan inspirasi bagaimana kalau mencari investor untuk usaha minuman segertea dan terbukti  ide itu jadi nyata dana suntikan kerjasama bisa buat melunasi hutang kartu kredit istri jadi beban bisa berkurang. Mobil tiba tiba ada yang nawar dan saya jual. Alhamdulilah gaji saya yang terhutang mulai dibayar walaupun di cicil  jadi hutang sayapun bisa saya cicil , itulah kenapa saya jadi aware banget masalah RIBA dan membuktikan kenapa riba itu haram dengan mengalaminya sendiri walaupun saat ini saya belum 100 persen bebas riba tapi niat sudah kuat dan memohon kepada Allah untuk dimampukan berhenti dari RIBA dan fokus merintis usaha segertea saya, sambil mencari ide baru pengembangan sesuai  kemampuan kami berdua dengan istri dan team segertea yang baru.

Upadate 2 Juni 2017

Puji syukur ke hadirat Allah SWT berkat pertolonganya berkat kepasrahan doa dan harapan akhhirnya saya bisa menutup semua utang Riba. Kok bisa ya itulah rahasia Allah, rumah yang sudah lama ditawarkan di jual akhirnya ada yang membeli walaupun dan dari hasil itu saya bisa menutup hutang RIBA kartu kredit, KTA, Cicilan motor dan sisanya bisa saya pergunakan untuk membeli sebidang tanah di area TENJO Bogor, semoga diberikan keluasan rezeki untuk bisa membangun rumah impian di tanah tersebut.

Serasa mimpi di saat kondisi saya dah give up karena dana untuk cicilan sudah last time artau kemampuan membayar saya hitung sudah jadi dana terakhir tetapi pertolongan Allah itu nyata.

Selain kepasrahan doa yang saya lakukan mencoba kontinue dhuha walaupun jujur dhuha pun masih lum khusyu dan satu lagi nih kekuatan doa orang tua, wabil khusus keuda orang tua saya beliau ini sampai tiap malam bangun shalat tahajud demi mendoakan anaknya dan ini menjadi pembuka jalan di kabulkanya harapan saya untuk lepas dari RIBA, satu lagi yang saya lakukan adalah mencoba melakukan sedekah.

Berbicara sedekah ini ya masih coba – coba semampunya kadang juga masih lum yakin bener tapi dengan rentetan kejadian ini menjadikan keyakinan itu mulai terbangun dan janji ALlah itu bener. Proses belajar dan mentadaburi ilmunya ALlah ternyata selama ini walaupun ngaji dan lain – lain tapi masih jauh ilmunya dan dengan semua kejadian disitu pelajaran didapat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s