Taubat riba

20160623_160644Beberapa hari ini saya galaw level garis keras, saya berada di level tertinggi hutang – hutang yang semua jatuh tempo alias waktu pembayaran lewat. Efek gajian gak keluar alias tertunggak dari kantor, akhirnya hanya bisa pasrah ke haribaan Allah pencipta alam semesta. Kebetulan bulan ini bulan ramadhan jadi pas momentnya untuk memohon pertolongan  ke Allah, melalui   shalat tahajud dan shalat dhuha. Saya pasrah ke Allah dan berfikir yang terjadi – terjadilah.

Apa yang saya peroleh setelah doa pasrah sepasrahnya menyerahkan apapun yang terjadi ke Allah. Saya yang biasanya membaca buku saat ini agak fakum dikarenakan koleksi yang sudah menipis dan mood berkurang karena efek di atas. Saya mencari cari tontonan melalui youtube dan ketemulah dengan video mas saptuari sugiharto. Beliau adalah enterpreneur sukses membangun bisnis dari nol . Awalnya saya mencari – cari purdi e chandra dengan universitas enterpreneurnya entah memang sudah tutup or gimana saya tidak menemukan websitenya , hanya menemukan video gilanya di youtube , salah satu videonya membahas kalau dia sudah tobat dari riba.

Nah loh apalagi ini yang awalnya dia menghalalkan pinjaman bank dan justru menganjurkan untuk meminjam dikarenakan dia berhasil membuktikan nikmat dapet hutang dijadikan modal usaha , malah sekarang menyuruh meninggalkan. Saya telusuri dan cari-cari lagi ketemulah dengan mas saptuari yang  membahas masalah riba di ceramah motivasinya.

Saya lebih mengena karena gaya komunikasi beliau sedikit slengean gak terlihat kaku tetapi syarat petuah dan makna,  gaya ngomongnya wolez dan masuk ke sanubari saya yang lagi galau gundah gulana. Dan kebetulan saya ini lagi mengembangkan bisnis bersama istri  yaitu minuman segertea yang alhamdulilah mulai jalan.

Satu sisi saya gundah karena hutang yang mencapai total 100 jutaan lebih malah, dan parahnya saya tidak bisa mencicil di bulan ini karena gaji tidak keluar. Dilain sisi saya di bukakan jalan oleh Allah dengan bisnis yang saya rintis  seperti cerita di atas.

Saya putuskan  sore ini jam 16.04 WIB hari kamis 23 juni 2016, setelah mendapat telpon mandiri KTA yang bilang bahwa mereka langsung mengauto debet rek mandiri saya yang lain walaupun dana masih kurang, saya memutuskan untuk menggunting kartu kredit saya dengan niat supaya saya bisa terlepas dari jeratan riba.

20160623_160644

20160623_160517

Nawaitu saya adalah kembali kejalan yang lurus sambil mengembangkan bisnis segertea, semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan. Apakah bisnis saya makin berkembang ataukah masih akan penuh dengan lika – likunya setelah keputusan ini . Saya yakin seyakin yakinnya pertolongan Allah itu dekat.

One thought on “Taubat riba

  1. Pingback: Revolusi selanjutnya | Cahpct (cah pacitan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s