Bazaar puasa ramadhan

PhotoGrid_1465202995953Umat islam menjalankan perintah agama dengan berpuasa ramadhan sebulan penuh dimulai tanggal 6 juni 2016. Bulan puasa bulan berkah jargonya tetapi sebagai manusia biasa saya bertanya kok bisa? ya bisa donk di hari – hari biasa saya berjualan produk segertea di area bazaar kampus. Nah di bulan ramadhan ini saya menemukan metode baru dengan berjualan melalui bazaar puasa ramadhan.

Ramadhan kali ini adalah bazaar pertama yang saya ikut, sesuai umur segertea yang baru saja berusia  6 bulanan. Saya ikut mengisi bazaar tidak terjun langsung dikarenakan masih bentrok dengan ngantor . Saya titip ke mas abun (tahu gejrot) teman yang saya kenal dari area bazaar kampus, awalnya justru beliau yang minta  untuk disupply segertea ke lapak beliau, di depan polsek metro tanah abang subsektor  benhil,  segertea menjadi pendamping dan penambah  menu pilihan buka puasa. Untuk penjualan segertea tidak terlalu heboh dalam sehari dikisaran 15 botol tetapi dengan konsep saya yang tidak mesti menjaga sendiri, tidak mesti membayar stand, restibrusi  bagi saya menguntungkan dan menjadi salah satu  berkah di bulan ramadhan.

Selanjutnya saya mengisi segertea di tempat  jualan buka puasa jalan panjang di sini juga diminta oleh salah satu teman yang berjualan di gereja setiap minggu, me siang namanya orang asli bali , beliau ini tinggal tidak jauh dari rumah yang akhirnya saya bisa kenal karena sama – sama jualan di gereja setiap hari minggu dan jadi teman baik , sesekali kami kolaborasi untuk berbisnis makanan semisal ada pesanan prasmanan. Di jalan panjang penjulan dikisaran 10 botol sehari. Jadi total penjulan dari 2 tempat dikisaran 25 botol sehari.

Omset saya terus bergerak dan saya tidak mesti terjun langsung ini menjadi pembelajaran saya bahwa ada model bisnis yang secara tidak langsung bisa berjalan tanpa kita mesti keluar biaya sewa tempat biasa restribusi dll alias free.

Tetapi ini juga tidak 100 % aman dari resiko . Contoh  resiko yang saya alami saat saya menitip di jalan panjang,  saya diminta untuk mengisi lapak selain punya me siang. Salah satu lapak orang yang kenal sekilas dan dia langsung minta untuk menjual saya tegaskan dari awal bahwa minuman menjadi tanggung jawab penjual, apabila basi karena kurang di rendam batu es. Karena segertea tanpa bahan pengawet dan mengandung susu maka tidak tahan lama di suhu normal apalagi kalau terpapar langsung sinar matahari.

Kedua apabila sampai basi maka penjual tetap harus membayar karena kelalaian tersebut,  itu rule yang saya dan istri buat. Rule ini saya sampaikan dengan ucapan tanpa saya tegaskan melalui tulisan bermaterai . Dan hal ini akhirnya terjadi segertea saya basi 6 botol dikembalikan kerumah, dengan berbagai alasan intinya dia gak bayar walaupun sempat berargumen tetapi tetap sipenjual ngeyel dan akhirnya kami ikhlaskan. Saya tarik barang beserta peralatan jualan dan saya stop supply.

Pelajaranya adalah  mesti berhati – hati dalam menentukan reseller, perjanjian mesti clear dan tertulis. Mesti cek dan ricek latar belakang dari penjual harus jelas, jangan hanya berharap untung tapi harus peduli  ke barang kurang yang dijual, alangkah lebih baiknya kalau sampai tau track recordnya, karena menjaga kualitas barang menjadi bagian terpenting untuk kepuasan pelanggan.

Selain berjualan di area lapak berbuka puasa, saya juga mencoba target pasar di acara buka bersama. Usaha yang saya lakukan biasanya dengna menyebar woro – woro melalui media sosial instagram dan facebook , alhamdulilah ada juga yang nyantol semisal di kantor istri saya besok 20 juni 2016 order sebanyak 30 botol segertea dan nambah 150  somay bang mandor.

Saat awal puasa saya berfikir bahwa bisnis dibulan puasa pasti stop dan berhenti dikarenakan mayoritas orang berpuasa tetapi setelah pola fikir saya rubah dan berusaha mencari informasi  justru kesempatan terbuka luas di bulan puasa ramadhan,  Selain berjualan seperti, ada peluang juga membuat area bazaar ramadhan untuk menu buka puasa ini lumayan loh seperti di area benhil, satu meja seharga 3 juta rupiah plus pungutan 30 ribu sehari kalau ada 10 meja saja sudah 30 juta sebulan,  plus 9 juta total 39. Jeleknya biaya operasional 8 juta masih mengantongi 31 juta wow sungguh luarbiasa bukan?  gaji manager lewat tinggal jeli atau tidak kita melihat peluang dan tentu network yang perlu di tingkatkan, ingat semua butuh action dan action “boleh bermimpi setinggi langit kalaupun jatuh kebintang gemintang yang indah selalu” tapi jangan lupa mimpi hanyalah mimpi tanpa aksi nyata..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s