Kegilaan selanjutnya

20150919_134927Setelah percobaan jualan nasi uduk rugi total saya lumayan lama tiarap dan masih berfikir mau mencoba usaha apa lagi. Bulan Agustus ini kondisi keuangan hancur – hancuran dikarenakan kantor lagi kesulitan keuangan sampai – sampai thr dan gaji pun belum di bayarkan sampai di hari ulang tahun RI hari ini.

Justru di kesulitan yang terjadi  saya mecoba berfikir ulang mesti melakukan sesuatu, untuk mencari kerja baru bukan suatu hal yang mudah, sedangkan kalaupun ada interview masih belum sesuai dengan expectacy yang saya inginkan dan di dalam hati nurani saya menginginkan untuk berdiri sendiri, apapun itu sesuai ataupun tidak sesui dengan bidang yang saya kuasai saya mesti bisa menjadi pengusaha walaupun jalanya mesti berliku dan belum sesuai dengan bidang yang saya inginkan.

Singkat cerita saya sering memprovokatorin teman – teman untuk berusaha  dan memulainya salah satu teman yang ketularan gilanya adalah om horse sekian lama kenal akhirnya provokator saya di ikutin juga dengan beraninya dia mengajukan pengunduran diri dari kantornya setelah saya tanya mau ngapain entahlah mau ngapain yang penting keluar kerja dulu. Walah apa ndak gila tuh rencana gak ada dah mau ngundurin diri, akhirnya saya ajak diskusi dan coba survei kira – kira mau bisnis apa ? dia ngikut ke kantor dan bolos dari kantornya, kami berputar saat jam istirahat di sekitaran belakang kampus STKIP surya dan giant supermarket, dengan sedikit trik mencoba makan di warung saya mencoba mengorek informasi ke ibu warung. Bu itu ada tempat kosong mau tempat apa ? mau buat cuci steam? oww gak disewakan ? kalau ada yang mau sewa sih saya kasih kemaren dah ada yang nanya tapi lum jadi. ” Memang berapa bu sewanya ? 12 juta tahunan ? widih mahal ya gak kurang itu bu? gak dah pas  didepan tuh sejuta tanah doank ini dah saya buatin tempat walaupun gak full ” wadah berfikir darimana saya punya uang 12 juta wong gaji dan thr saja gak keluar plus di tambah tagihan dah membludak efek telat gaji sebelum – sebelumnya.  Kegilaan saya lanjutkan kalau saya sewa boleh ? boleh saja tetapi siapa cepat ya yang saya kasih kata si ibu”

Boleh saya dpin?

Langsung saja..

Saya baru minggu depan punya uangnya bu senin kebetulan hari itu hari kamis, padahal saya gak ngerti dapet uang dari mana.

Ya boleh lah kalau kasih dp baik besok saya kasih dpnya ya ibu. di hari jumat sore saya kasih dp 1 juta uang pemberian om horse (kami jadinya patungan 12 juta di bagi dua).

Nah selanjutanya saya pusing kemana mesti mencari 6 juta plus modal di awal 3 juta. Sedangkan tagihan saya saja total 25 jutaan dengan kondisi gak gajian. Akhirnya saya berfikir menggunakan kartu kredit tetapi harus saya lunasi dulu hutangnya akhirnya saya mencoba meminta bantuan bro ranto teman kantor yang memiliki kartu kredit yang limitnya masih ada 15 juta, akhirnya saya pinjam 15 juta dan saya bayarkan di kartu kredit saya sendiri dan saya mendapatkan dana segar 17 untuk modal dan membayar cicilan dan buat bertahan hidup sementara.

Saya akhirnya bisa menyewa warung bersama om horse, tinggal menunggu perapihan tempatnya. Dan start akhir agustus kami akan memulai warung kami dengan menu pertama cilok bakar keju dan nasi uduk. Langkah pertama kami membuat website di www.wondes.com dan mencoba memasarkan dan memberikan tester ke teman – teman kantor, dan akhirnya kami mendapatkan client pertama dengan pesanan nasi box sebanyak 30 box.  Semoga langkah gila ini menjadi awal kemandirian kami dan menjadi solusi kekeringan yang melanda. Sang waktu kelak yang akan mencatat apakah kegilaan ini jalan terbaik yang saya tempuh atau masih mesti menempuh jalan yang lain lagi.

Dan om horsepun kerja kembali warung tidak ada yang jaga saya sempat beberapa hari gak masuk, dan akhirnya ada yang jaga temenya om horse tetapi ya begitu rada ababil sering gak datang dan terakhir keluar demi mengejar ababiliernya.

Update 10 Oktober 2015

Saya mulai benar – benar start di bulan september sistem delivery dan prasmanan makan di tempat, menu yang kami sajikan masih menu rumahan dan alhamdullilah respond pembeli cukup baik. Bersyukur pesanan mulai ada selain makan di warung pesanan datang dari salah satu dosen surya yang minta di masakin untuk 20 porsi buat acara pengajian, pesanan kedua sebesar 300 Porsi VIP untuk acara kickoff pembangunan kampus Surya University, selanjutnya pesanan nasi box 40 dan terakhir pesanan 60 box.

Kenekatan saya lanjutkan dengan mengakuisisi nasi tahu pedas wow yang bertempat di sebelah warung pas, alhamdulilah tahu sudah memiliki pelanggan jadi mendapatkan hasil walaupun masih sedikit.

Tak semua perjalanan mulus, sesekali yang berdagang tidak hadir menimbulakn omset terhenti, dan sekarang berlanjut pekerja yang masak keluar dikarenan beliau merasa tidak cucok akan suatu hal. Ya mau tidak mau saya harus memutar otak untuk tidak mengecewakan pelanggan start senin saya akan membawa masakan dari rumah dan saya drop di warung sampai menemukan pemasak yang cucok dan sehati dan bersemangat untuk maju bersama.

Saya yakin – seyakin yakinya bahwa Pertolongan Allah selalu dekat, di balik kesulitan pasti ada kemudahan, dan sang waktu akan membuktikan tulisan ini hanya tulisan belaka apa suatu saat kelak saat saya membaca ulang tulisan ini menjadi salah satu episode kehidupan yang indah untuk di ceritakan ke anak cucu kelak.

Update 25 Oktober 2015

Pekerja yang menjaga sekarang sudah dua orang dengan sistem pembayaran share setiap penjualan 100 Ribu akan share 15.000,- jadi resiko di tanggung bersama, sama – sama untung apa sama – sama rugi semoga team wondes baru makin bersinergi dan berkembang walaupun terkadang jualan sepi tapi kami tetap semangat.

Dan terfikirkan oleh saya untuk menambah menu baru somay bang mandor.. coming soon.

26 Februari 2016

Update hari ini warung saya sudah tutup semenjak desember 2015 dikarenakan semua penjaganya keluar. Sedangkan saya belum bisa turun langsung dikarenakan masih bekerja dan belum berani out dikarenakan hutang yang menumpuk efek dari gaji kantor gak lancar dan juga warung yang close.

Solusi selanjutnya adalah saya melanjutkan jualan somay dan produk baru istri saya segerte “The real thai tea” di gereja deket rumah setiap hari minggu alhamdullilah solusi ini sangat bagus dikarenakan omset juga bisa mencukupi kebutuhan sehari – hari tetapi belum mampu untuk menutup hutang.

Sedangkan warung saya beberapa kali ada yang mau mengambil sampai detik ini belum deal mohon doanya guys.

The power of kepepet menjadi dorongan dahsyat untuk terus mencoba dan mencoba suatu saat nanti tulisan ini akan membuktikan apakah saya sukses apa lebih sukses lagi. Semangat!

3 thoughts on “Kegilaan selanjutnya

  1. kalipengging

    Salam kenal mas, seneng deh baca baca cerita sampeyan, semangat juangnya tinggi:)

    Terus berjuang mas, pasti ada jalan dari yang diatas:)

    Btw, apa sudah pernah jual skill sampeyan di web semacam upwork.com, sribulancer.com, freelancer.co.id gitu mas? Mayan banget lho hasilnya mas, semoga membantu:)

    Reply
  2. Pingback: Mencari uang dengan mempergunakan sistem franchise | Cahpct (cah pacitan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s