Aquaponik

akuaponikSaat browsing saya  menemukan tulisan mengenai aquaponik. Penasaran ternyata aquaponik ini adalah sistem pertanian yang menggunakan media tanam bebatuan dan ikan sebagai pensuplai pupuk atau nutrisinya. Selanjutnya saya mencarai referensi sebanyak – banyaknya untuk lebih mengerti  mengenai aquaponik.

Aquaponik adalah sistem tanam yang menggunakan sistem saling menguntungkan antara ikan dan tanaman yang hasilnya menjadi tanaman organik . Ikan membuang kotoran sedangkan tumbuhan memerlukan kotoran ikan untuk tumbuh. Ikan bisa dipelihara di aquarium ataupun kolam penampungan.  Kebetulan saya memiliki aquarium kecil berisi ikan hias, sebelumnya sempat  saya masukkan benih ikan mas dan ternyata  hidup. Saya berkeinginan aquarium akan menjadi percobaan aquaponik pertama saya.

Makin penasaran saya langsung take action  dengan mencari alat – alat seadanya, sisa – sisa pipa saat membuat penampungan air  saya kumpulkan , ember  bekas menanam cabe  saya rombak.

Percobaan pertama saya mencoba menggunakan ember.

  1. Ember saya kasih potongan pipa 1/2 inch,posisi  di bawah kira -kira sepanjang 10 cm (untuk melubangi ember saya menggunakan solder yang saya pinjam dari mas setiyani di kantor surya).
  2. Pipa saya lem menggunakan lem pipa pvc (lem  sisa saat saya memasang penampungan air)
  3. Saya mengambil satu tempat playdoh anak saya dan saya lobangin kanan kirinya untuk mensaring air (masih menggunakan solder untuk melubangi).
  4. Saya masukkan batu pantai (batu saya ambil saat berkunjung ke pulau untung jawa bisa dilihat di link tersebut bagaimana cerita badai di untung jawa)
  5. Air aquarium saya alirkan ke ember.
  6. Air dari ember kembali berputar ke aquarium.
  7. Pohon pepaya menjadi tanaman saya untuk metode akuaponik.
  8. Lihat video di bawah untuk detailnya.

Menurut para ahli tanaman tidak selalu perlu menggunakan tanah untuk hidup, sebenarnya di tanah itu tanaman hanya memerlukan nutrisi,  tanah  hanya merekatkan akar.Trend di indonesia  menggunakan batu apung sebagai media tanamnya.

Percobaan kedua saya menggunakan tempat yang lebih besar dengan menggunakan sistem bell siphon ( adalah sistem mengalirkan air secara otomatis menggunakan tekanan dan gaya gravitasi bisa di lihat di video yang saya embed di bawah jadi air akan menjadi pasang dan surut)

Proses tidak jauh beda dengan menggunakan ember .

  1. Bak saya pasangkan pipa sirkulasi di bagian kanan bawah
  2. Pipa saya lem menggunakan lem pipa pvc
  3. Saya tambahkan saringan yang buat akuarium saya letakkan di bawah pembuangan air dikarenakan kalau di atas suka rada ngadat kalau tanpa saringan air masih terlihat keruh.
  4. Saya membuat bell siphon dengan botol akua gelas yang saya tumpuk -tumpuk dan saya lobangin bagian mulutnya menggunakan solder.
  5. Saya mencari batu apung ke jemson (tak mudah mencari batu apung saya mesti berputar- putar di area kemanggisan dan baru  menemukan keesokannya di jemson arah mercubuana)
  6. Batu apung saya masukkan ke bak.
  7. Saya membeli pohon cabe kecil ke tetangga tukang kembang saya membeli sebanyak 3 pohon (kedepan saya menyemai sendiri)
  8. Saya masukkan pohon cabe, dengan membuang tanah dari polibek dan tinggalkan sedikit yang menempel ke akar supaya  cabenya tidak kaget dan mati.
  9. Air saya alirkan.
  10. Cabe tumbuh  dan fresh sampai saat ini.

Hari ini saya tambahkan kangkung  menggunakan ember yang sempat saya pensiunkan sebelumnya. Ember saya tempelkan dan ikat dengan kawat dan extend selang sirkulasi air ke ember. Stock batu apung saya sudah habis, jadi saya ambilkan batu apung dari bak yang sudah berjalanan sebelumnya,

Selanjutnya  akan saya observasi apakah tanaman saya terus berkembang atau mesti ada yang di rubah, sambil berfikir membuat design yang lebih besar menggunakan pipa dan akuarium plus ikan-ikan yang lebih banyak supaya hasilnya lebih besar. Mimpi saya bisa mencukupi kebutuhan sayuran fresh setiap hari dengan menggunakan lahan yang tersedia, dan menjadi lahan bisnis baru.

Update 31 Juli 2015

Saya menitip membeli biang ikan mas ke istri saat kepasar,  dibelikan ikan yang masih kecil – kecil banget, setelah seminggu berjalan beberapa ikan menghadap Illahi  mungkin sudah tidak mampu bertahan atas kejamnya dunia kali ya…rileks bro gak usah terlalu serius membacanya….

20150730_061833

Pertumbuhan kangkung sangat baik segar dan terus tumbuh dengan subur, untuk cabenya tidak ada perkembangan berarti dan cenderung daun berguguran, entah mau pergantian daun atau akan mati.

20150730_061733 20150730_06174520150730_061912

Bell shipone mulai bermasalah lagi jadi tidak berfungsi secara maksimal sering air terus mengalir dan tidak terjadi pasang surut. Terfikir untuk mengganti dengan pipa pvc tetapi belum sempat membuatnya.

Update 17 Agustus 2015

Saya tambahkan kangkung yang saya peroleh dari  tukang sayur di pasar kaget belakang komplek dpr jakarta barat. (Akar kangkung gratis loh di tukang sayur)

20150817_114445 20150817_114450Penambahan kangkung

20150817_114435

Ember tempat menanam kangkung terjadi kebocoran air merembes, saya gantikan dengan kotak es krim dan bekas tempat kue20150817_114513

Pohon cabe yang tersisa masih bisa berbunga

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s