Putra kedua

menangisTanggal 9 April saya mendapat tanggung-jawab  kembali dengan terlahirnya putra kedua kami. Proses kelahiran normal. Saat melahirkan bunda CDK belum sampai mengambil cuti. Rencana mengambil cuti minggu depannya tetapi saat kembali dari ngantor si bunda mulai kerasa.

Tanggal 8 sore selepas jam kantor sekitaran jam 5.30  bunda sudah terasa ingin melahirkan dan menyampaikan ingin pulang dulu kerumah , sempat saya iyakan tetapi saat saya berfikir ulang saya telpon bunda untuk langsung menuju RS Harapan kita, takutnya bunda melahirkan di jalan. Akhirnya bunda menuju RS menggunakan Bis kota sedangkan saya masih menunggu pulang  kantor sampai magrib. Saya langsung meluncur ke RS dan berjumpa bunda di UGD tempat pemeriksaan pertama. Selesai pemeriksaan kami membereskan pendaftaran dan mencari kamar kelas I dan sibunda di bawa ke kamar bersalin di lantai 3. Semalam kami menunggu tetapi proses pembukaan belum  tuntas.

Jam 8 pagi hari dokter Hasnah siregar  datang,  semalam dokter hanya memantau dari rumah, bunda sempat di suruh scan untuk melihat kondisinya dikarenakan semalam belum melahirkan asumsi dokter mestinya jam 3 malam sudah lahir. Akhirnya di ultimatum sama dokter kalau sejam lagi tidak lahir maka akan di cesar. Si bundo langsung sedih dan berusaha untuk tetap normal dan jam 8.45 akhirnya putra kedua kami terlahir dengan selamat dengan berat 3.6 KG dan panjan 52 cm.

Putra kami beri nama ” Alkahfi Bumi Respati” terkandung maksud seorang pemuda gagah pemenang yang membumi. Harapan kami putra kami ini menjadi pemuda yang gagah rupawan yang selalu menang tetapi tidak congkak dan sombong dan selalu down to earth, mikul duwur mendem jero.  Menjadi pemuda yang mempunyai intelektualitass mumpuni dan terterapkan dalam kehidupan sehari – hari tetapi tetap berperilaku sederhana. Menjadi eterpreneur yang mendunia tetapi  tetap rendah hati. Menjadikan agama bukan hanya sebagai seremonial dan dogmatis tetapi menjadikan agama sebagai petunjuk hidup dan teraplikasikan dalam kehidupan dunia akhirat.

Setelah melahirkan bunda dan dedek bumi di pindahkan ke kamar yang sudah dipesan tapi alamak kamar yang dipesan ternyata penuh. Solusinya di pindahkan ke kemar kelas 2 yang katanya di settup kelas 1 tetapi tetap saja tampilan kelas dua, akhirnya saya meminta suster untuk pindah kamar VIP dan saya mesti bolak – balik ke pendaftaran untuk mengurus pemindahan, sistem perpindahan kamar lumayan belibet dan koordinasi diantara mereka juga lumayan lama jadi saya mesti bolak – balik. Semestinya sistem tinggal masukan data dan berpindah tetapi kenyataannya masih jauh dari yang saya bayangkan mesti telpon, tunggu, bahkan saya disuruh balik lagi padahal didepan admin ada telpon yang tinggal pencet saya sempat protes. Walaupun belibet akhrinya bunda  bisa berpindah kekamar yang saya mau dan lekas bisa istirahat. Dedek bumi waktu itu belum langsung berpindah menunggu 3 jam kalau hasilnya tidak ada masalah baru di susulkan ke kamar. Setelah 3 jam dedek bumi bisa berkumpul dengan bunda.

Teman – teman bunda pada menjenguk, pertama adalah tante ratna yang menyempatkan lebih awal sebelum ngantor, selanjutnya gaster bunda di kantor meramaikan. Di susul tante ambar and keluarga, bapak ajan, pak suriyanto vendor, terimakasih atas kado dan ucapanya semoga Allah memberikan balasan yang setimpal. Bahkan tante ratna kembali lagi dengan putrinya moza untuk menjenguk dedek bumi. Hari sabtu adalah hari dimana bumi dan bunda bisa pulang. Saya cdk dan mamak syam menjemput disiang hari dan sore selepas maghrib kami sampai rumah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s