Mengurus surat pindah domisili

JpegSaya dan istri semenjak menikah di tahun 2009  belum pindah domisili dari tempat kami pertama tinggal di jakarta. Saya masih tercatat di radio dalam sedangkan istri di kebon kelapa kebayoran lama. Saat libur kantor saya menyiapkan berkas – berkas: foto kopi ktp saya dan istri , foto kopi kk. Pertama saya menuju rumah Ketua RT tempat istri dulu tinggal di kebon kelapa jalan tepekong kebayoran lama saat saya datang ketua rt tidak ada di rumah informasi dari istri beliau sedang mengurus partai betul juga kan habis coblosan pemilu ya waktu itu, ok langkah pertama gagal. Perjalanan saya lanjutkan ke tempat pertama saya tinggal di jakarta. Saya langsung menuju Rumah Ketua RT melewati jalan di samping belakang masjid pondok indah. Sampai di tempat Pak RT sedang bersantai dan saya langsung mengutarakan maksud dan tujuan, saya serahkan berkas – berkas yang saya butuhkan dan saya berikan uang Rp. 100.000,- untuk biaya ongkos mengurus karena saya meminta langsung beliau yang mengurus dikarenakan keterbatasan waktu.

Untuk mengurus surat keterangan istri saya menitipkan ke mertua saat beliau sedang ke pasar bayoran untuk mampir dan memintakan dengan memberikan uang RP 50.000,- untuk RT nya., dan beliau menginformasikan akan diuruskan ke kelurahan sekaligus.

Kemaren kamis 24 April 2014 saya menanyakan ke mertua apakah sudah di urus saya berfikir sudah ada seminggu lebih tidak ada followup, dan betul belum di urus saya putuskan untuk langsung saya urus sendiri. Di sini prosesnya saya ijin ke pimpinan bahwa bakal ngantor setelah mampir ke kelurahan, berangkat dari rumah jam 7 15 menit menuju kelurahan grogol selatan letaknya di jalan subur jakarta selatan sempat saya hampir salah karena persepsi saya ada disebelah kanan jalan saat saya tanya tukang ojek diberitahu kalau letak keluarahan di gang tersebut.Jpeg

Saya sampai di kelurahan jam 7.35 sempat tengak – tengok melihat loket tertutup ternyata pelayanan di dalam sayang gak ada petunjuk yang jelas dan tidak ada orang yang jaga walupun ada tulisan tempat piket tapi kosong. Saya lihat kedalam ada tulisan yang di gantung di kaca masih dalam kondisi closed tetapi didalam kenapa ramai saya masuk bener pelayanan sudah di mulai. Saya mengambil nomor antrian dari komputer touch screen dan langsung bisa dilayani. Saya mengutarakan tujuan untuk meminta surat pindah berkas saya keluarkan dari tas dan berikan kepetugas setelah di cek KTP istri dibilang TDM entah apa artinya yang pasti maksudnya adalah ktp istri tidak aktif dikarenakan saat ada pembaruan KK oleh mertua istri tidak di masukkan dengan anggapan bahwa istri sudah masuk KK saya. Petugas menyampaikan bahwa ktp istri mesti diaktifkan dahulu ke sudin, saya diberikan alamatnya dan saya langsung menuju sudin letaknya di dekat kampus uhamka majestik sebelum perempatan lampu merah di kiri jalan. Saya antri beberapa lama dan memberikan maksud dan tujuan ke situ kepada petugas yang melayani poses 5 menitan tetapi saya mesti menunggu sampai jam 1 siang untuk aktif saya tanya kenapa lama di jawab karena sistem pak. Saya terfikir untuk enable dari non aktif menjadi aktif saya butuh 4 jam lah mang komputer mesti ngecek manual apagunanya processor yang sudah canggih saat ini. Tapi itulah jawaban yang saya terima, saya mesti menunggu jam 1 untuk kembali kelurahan lagi dengan harapan setelah aktif saya langsung mendapatkan surat keterangan seperti yang di janjikan oleh pegawai kelurahan.

Jam 13 kurang 10 menit saya sampai kembali di kelurahan grogol selatan di dalam ada antrian seperti biasa saya mengambil nomor antrian dan saya perhatikan orang yang pada antri tidak mengambil nomor antrian sampai ada orang yang nanya kesaya masalah nomor antrian dan yang lainpun baru ikut mengambil nomor antrian memang informasi mengenai antrian tidak ada petugas juga tidak tersedia di tempat karena jam istirahat, sempat terlihat lucu ketika banyak ibu -ibu , bapak – bapak dan mbak – mbak mayoritas awam tentang komputer menyentuhpun bingung ada yang di tekan dengan jempol kenceng tapi gak bisa karena nekannya gak tepat di layar menunya.

Jpeg

Ruangan masih terlihat sepi saat jam istriahat

Terlihat lucu tapi itulah faktanya bagi saya orang IT itu hal mudah tetapi ternyata bagi orang awam terlihat sangat sulit. Jam satu lewat 4 menit petugas mulai berdatangan dan saya di layani jam 13 lewat 15, saya dilayani oleh petugas wanita dia menanyakan keperluan saya, saya informasikan kembali maksud dan tujuan berkas saya di terima dan di jawab di ambil besok pagi ya pak, apaaaaaaaaaaaaa tadi pagi dibilang langsung di proses dan sekarang di ambil besok pagi saya tanya tetap seperti itu jawabanya, hadew daripada saya emosi jiwa , saya keluar pamit dan langsung ngebut ke kantor sebagai pelampiasan emosi bayangkan saya menunggu 4 jam lebih untuk aktif dan sampai di kelurahan nunggu lagi esok hari jan sompreto. Tau begitu saya tadi gak menunggu di sudin sampai aktif berkas saya langsung berikan ke kelurahan toh tetap saja esok hari saya baru bisa mendapatkan surat keterangannya.

Hari ini saya berencana untuk melanjutkan kembali nanti saya lanjutkan ceritanya ya….sekian dulu siap – siap berangkat …

Upadate 29 April 2014

Sampai kantor kelurahan jam 7.30 Tetap saya lebih awal datang di sana  beberapa menit menunggu staff yang mengurus surat saya datang dan di ambilkan oleh petugas tersebut. Tetapi ternyata belum di tandatangi lurah, mesti menunggu karena lurah sedang upacara hari otonomi daerah alamakk, jam 8.30 lurah datang dan ditandatangani lega rasanya sudah di tandatangi. Tapi ternyata belum di stempel dan kunci lemari stempelnya tidak dibawa staffnya alias ketinggalan. Mesti menunggu lagi sampai setengah jam setalah sekian lama datanglah entah ob atau orang yang jaga kelurahan ternyata ada yang pengang kuncinya.

Sambil minta maaf staff yang membuatkan surat keterangan menyerahkan ke saya. Selesai dari lurah saya lanjutkan ke kecamatan bayoran lama setelah puskesmas, tetapi karena jalanan arah pondok pinang di buat satu arah saya mesti memutar sebelum pondok indah dan menerobos pondok pinang. Sampai di kecamatan sempat celingak celinguk mencari dimana kalau mesti ketemu camatnya gak ada yang ngasih tau sampai saya masuk ruangan entah siapa dan menanyakan.

Ketemu dengan camat langsung suruh duduk dan tanda – tangan selesai dia menyodorkan lampiran sedekah Rp.10.000,- sambil berpesan tanda terima sedekah jangan dikasihkan ke kelurahan baru.. maksudnya apa? apa ini pungli secara halus entahlah dah butek setengah harian nunggu yang penting lekas beres.

Di hari minggu 27 April 2014 saya mengambil surat keterangan untuk saya sendiri di tempat pak RT tempat  alamat KTP, saya menambahkan RP .100,000,- sebagai upah sudah uruskan sampai  selesai (kalau anda mengurus sebaiknya sendiri karena semua free saya meminta tolong karena terfikir dipersulit dll).

Sampai di rumah siangnya saya dan istri ditemani mertua datang ke Pak RT tempat saya domisili untuk meminta surat pengantar dan Memberikan uang RP 50,000,-

Hari senin saya langsung meluncur ke kelurahan kebon jeruk jam 7.30 saya datang di ajak ngobrol sama ob karena staff belum hadir saya di tawarin ngurus KK cepat lewat beliau sambil menyuruh saya menulis no Hp beliau, sudah cukup umur tutur kata santun.

JpegKelurahan kebon jeruk jam 7.30 masih kosong (Pak jokowi monggo di sidak)

Jam 7.40 an staff hadir dan saya yang mengantri dari pagi di serobot ibu – ibu yang datang saya hanya terpaku inilah indonesia, selesai ibu-ibu tersebut saya langsung datengin staff yang jaga dan memnyampaikan keperluan dan di proses langsung foto untuk KTP bersama istri dijanjikan esok hari KTP jadi.

Pagi ini jam 7.30 saya hadir ke kelurahan staff yang jaga belum datang, saya masuk kedalam kelurahan ada satu staff saya menanyakan KTP dan di bantu cek ternyata KTP saya belum jadi dikarenakan kertas habis, saya tanyakan kapan jadinya dengan jawaban tidak jelas. Akhirnya saya ngeloyor berangkat kerja.

Update 2 Mei 2015

Rabu 30 april saya sakit jadi tidak bisa melanjutkan mengurus ktp, saya minta tolong istri untuk mengambilkan ke kelurahan, untuk ktp saya sudah jadi sedangkan punya istri ada kesalahan ketik alamat rw dan rt kebalik mesti dibetulin di suruh ambil jam 2 siang dan karena ngantor sampai hari ini belum sempat mengambil kembali.

Update 8 Mei 2014

Ktp Istri sudah di ambil tetapi belum langsung membuat KK karena istri waktunya terbatas sedangkan petugas yang mengurus KK belum hadir di kelurahan jam 8.00, hari ini saya ingatkan kembali untuk segera mengurus.

Update 02 Juni 2014

Tanggal 20 mei saya kembali ke kelurahan untuk mengajukan KK, karena saya minta tolong istri selalu belum di laksanakan dengan alasan kesibukan handle putri cdk. Saat saya kembali untuk mengurus di janjikan 7 hari kerja untuk mengambil. Senin pagi tanggal 2 juni 2014 saya ke kelurahan untuk mengambil sebelum berangkat kerja. Jam 8 kurang 10 menit saya datang di kelurahan suasana penuh ibu – ibu saya kirain mereka pada mau piknik ngumpul di kelurahan, saya tanya ke salah satunya di jawab kalau sendang mengurus KJP sepertinya sih ada urusan dengan anak sekolah.

Saya celingukan melihat petugas kelurahan yang hanya mengurus ibu – ibu itu, saya akhirnya fokus ke satu petugas yang sedang mengurus ktp, setelah selesai saya langsung cegat dan sampaikan kalau saya ingin mengambil KK dengan menyerahkan tanda terima dan langsung di tangani dan treng  treng.. akhirnya setelah perjuangan sekian lama KK keluargaku jadi juga legaaa…

Total biaya yang saya keluarkan untuk mengurus KTP Rp. 310.000,- (untuk kelurahan semua Free)

RT di mana KTP saya beralamat = RP 200.000 (RTmeminta tapi tersamar)

RT dimana KTP istri beralamat = Rp. 50.000 (RT tidak meminta tapi tau diri aza)

Sumbangan Camat = Rp 10.000 (Meminta)

RT tempat saya domisili = Rp 50.000 (Rt tidak meminta tapi tau diri aza)

Jpeg

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s