Ocehan diatas kereta palmerah menuju rawa buntu

IMG_0789[1]Naik kereta dari stasiun palmerah menuju stasiun rawa buntu saya selingi sambil membaca kompas, saya menemukan artikel mengenai brand termahal di dunia yang berada di posisi paling  atas saatini  adalah brandnya apple. Dengan harga 1.100 triliun, begitu dahsyatnya sebuah perusahaan memiliki harga sebesar itu. Kalau saya bandingkan orang terkaya di indonesia kisaran kekayaanya masih dibawah 170 triliun.

Gile benar kan, saya jadi berfikir apa yang membuat apple segitu mahal? Bagaimana memulai bisnisnya? Saya mesti mencontohnya.  Saya cerita dikit mengenai produk apple yang saya gunakan, produk apple yang saya gunakan yaitu iphone dan saya gunakan untuk menulis ini ocehan ini, iphone memiliki beberapa hal berikut menurut saya  : simple, rapi , modis, mudah digunakan, kualitas layar high end, kalau putriku main game berajalan lancar dan  picturenya memiliki pixel tinggi jadi sangat memanjakan mata. Sisi keindahan di padukan kenyamanan ini yang saya dapatkan walaupun dengan harga 4 juta, terasa mahal mahal tapi saya sangat puas menggunakannya. Satu yang saya anggap minus adalah kapasitas penyimpanan yang kecil sebesar 8 giga jadi saat  merekam sering kehabisan tempat. Seperti sudah sunnatullahnya tiada yang sempurna di dunia ini. Kecuali anda and the backbone dengan lagunya “sempurna”. Hal ini diperbaiki di versi terbaru dari iphone yang sudah menembus 64 giga dengan processor yang terbaru, sayang saya belum memilikinya, mungkin someday.

Renungan buat saya adalah dalam mengelola prigad mesti serius fokus bidang yang saya kuasai. The real pemasaran adalah saat client puas akan jasa, service, produk yang kita miliki, maka akan jadi jurus ampuh mendulang kesuksesan. Bagaimana bro steve job dulu berusaha tak kenal lelah sampai diapun terperosok menjadi pengguna hash atau ganja sempat menepi dengan belajar budish ke india. Itu semua karena kegalauan hatinya untuk bisa membuat produk yang di atas rata – rata malah bisa dibilang extraordinary. Saya harus berusaha dan terus memupuk semangat membara, serius dengan kemampuan datacenter yang saya kerjakan baik dikantor ataupun di bisnis melalui perusahaan impian prigad emperor. Ok sekian dulu ocehan kali ini sebentar lagi stasiun rawa buntu, sudah tiba saatnya untuk turun kereta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s