Titik nol

titik nolBeberapa hari dan minggu ini saya sedang asyik – asyiknya membaca buku titik nol karangan agustinus wibowo. Di buku itu diceritakan perjalanan dia mengelilingi dunia dari cina sampai afganistan.

Bagi saya cerita di dalamnya termasuk pencerahan dan ilmu yang baru bagaimana melihat dan merasakan kehidupan orang-orang di sana. Seakan – akan saya bisa merasakan dinginya pegunungan di nepal, kejamnya tentara penjaga tibet, sulitnya medan menuju lokasi.

Bisa merasakan kebebasan katmandu dimana disebut surganya kaum hippies, kaum yang bebas atau bisa dibilang menolak aturan, mereka madat, sex bebas dll, bisa dibilang mereka ini sedang mencicipi nirwana.

Di negeri india dia menceritakan bagaimana banyaknya orang tidur sembarangan di stasiun kereta di jalan – jalan, banyaknya orang yang mengajak turis perempuan ngobrol dan merayunya hanya untuk bisa menidurinya. Banyaknya penipuan yang dilakukan oleh sopir taksi, kesemrawutan di kreta yang seenaknya duduk sembarangan, bermasturbasi sembarangan, india dengan religi dan juga kesemrawutannya berbeda banget dengan film bollywoodnya.

Perjalanan di lanjutkan ke negeri pakistan yang sebenarnya dulunya menyatu dengan india tapi terpisah karena di bagi dua pakistan islam india hindu, diceritakan saat pemecahan tersebut ribuan orang mati hanya karena alasan agama dan negara yang dipisahkan tersebut. Di pakistan semua dibedain berdasarkan gender perempuan dan wanita, pasar didominasi lelaki karena wanita tidak boleh kepasar, jalanan lelaki perkantoran lelaki, setiap ketemu orang pakista di tanya apa agamamu? di lain sisi ada rumah bordil yang diajalankan nafsu di tahan dengan aturan agama tetapi satu sisi nyuri – nyuri penyaluran. Film bioskop isinya orang memainkan tembakan tiada henti diselingi wanita mandi dipancuran dan begitu bolak balik tanpa alur cerita.

Perjalannya dilanjutkan ke afganistan disini sedang serunya perang setelah taliban di gulingkan. Dimana – mana nyawa siap melayang dan rentetan bom sudah menjadi keseharian hidup. Bahkan orang meninggal karena bom sudah menjadi hal yang biasa.

Banyak yang diulas secara detail dari buku tersebut bagi anda yang penasaran silahkan membacanya pasti banyak hal bisa dipetik dari dalamnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s