Mudik idul adha

IMG_0134Bertepatan libur bersama hari raya   idul adha yang jatuh pada tanggal 15 oktober 2013, saya memutuskan mudik untuk bisa bersua dengan kedua orang tua di pacitan. Saat idul fitri  kemaren saya tidak berkesempatan mudik.

Berangkat dari jakarta naik bus gunung mulia eksekutif dari terminal lebak bulus berangkat jam 17.45, dengan membayar tiket perjalanan sebesar Rp.190.000,-. Saat mudik biasanya saya menggunakan bis jurusan langsung pacitan. Tapi berhubung saya mudiknya selepas kerja alias jam kantor saya memilih untuk naik bis jurusan wonogiri. Perjalanan dari jakarta cukup lancar dan saya terbangun setelah bis berhenti di pamanukan untuk istirahan makan. Dari pihak gunung mulia kami mendapatkan fasilitas makan prasmanan, walupun dengan menu sederhana, sayur , telor goreng , tahu goreng dan teh anget.

IMG_0155

Alkisah setelah melakukan perjalanan, sampailah saya di solo kemudian nanya kesopirnya mas kalau saya mau kepacitan baiknya turun mana wonogiri atau sini? di jawab mas baiknya sini saja. saya turun di depan pom bengsin dan menunggu bis pacitan, cukup lama saya menunggu, akhirnya  muncul juga bis aneka non ac jurusan pacitan, tepat jam 12 kurang 10 menit sampailah saya di pacitan dan langsung di serbu oleh para tukang ojek, rasanya males banget berhadapan dengan ojek pengennya santai dulu, makan  dan sholat.

IMG_0159

IMG_0192 IMG_0193

Berhubung dah males ngadepin tukang ojek saya iyain saja penawaran ojek dengan nego harga 60 ribu diantar sampai rumah dan haruz nunggu saya makan dan shalat. Saya minta di antarkan ke pasar samping terminal untuk makan tongseng, saat lebaran saya, istri, cdk dan pak jemu makan bareng di tongseng ini. Nah sambil menikmati jadi terkenang masa barengan itu. Selesai makan saya lanjutkan shalat dhuhur di mushalla depan pasar minulyo, baru saya melanjutkan perjalanan menuju desa gondang dusun semen kecamatan nawangan tempat masa kecil aku dibesarkan. Sambil menikmati pemandangan alam yang terbentang luas sepanjang jalan, kami melewati jalan arjosari, menuju ke atas dan terus menanjak menuju semen.

IMG_0197

Jam 2 lewat mamak dan bapak sedang ada dirumah, mungkin sengaja menunggu kedatangan saya karena biasanya selalu di kebon. Sampai di rumah saya bercengkerama dengan mamak dan bapak bercerita mengenai perjalanan dan keluarga di jakarta. Malah jadi saya mengigat kembali masa – masa saya masih di pacitan dulu. Setelah sekian lama meninggalkan kampung halaman saat ini kembali lagi untuk menengok dan melepas kangen. Sudah banyak perubahan yang terjadi pada kondisi kampung saya  orang sudah banyak yang berganti yang sudah sepuh – sepuh sudah banyak yang mendahului menghadap tuhan, dan banyak juga yang lahir kedunia yang masih kecil – kecil sampai banyak yang saya tidak kenal.

Esok harinya saya rencanakan untuk mencari madu teruntuk putriku tercinta CDK (callista dara kamaratih), saya berboncengan motor dengan bapak untuk mencari madu ke daerah rumahnya bude di njeruk pakis baru, berangkat melewati jalan raya ngondang, mujing, nawangan, sempu, ngromo dan tembus kedaerah jeruk, kami memutuskan melewati jalur tertingi di daerah njeruk, dengan jalanan yang terjal berbatu beberapa kali bapak mesti turun dari boncengan karena menghindari jatuh karena saking sulitnya medan, seru dan menantang perjalanannya dan setelah sampai atas hampir puncak gunung ternyata salah jalan karena bapak juga baru sekali melewati jalanan itu. Terpaksa kami berbalik lagi untuk berpindah jalan yang lebih bawah dan sialnya pas ditengah perjalanan saya dan bapak jatuh dari motor, ceritanya jalanan turunan terjal dan saya tidak bisa mengendalikan motor yang oleng menginjak batu jalanan yang besar saat saya rem malah nyelonong dan terjadi deh brukkk saya dan bapak jatuh beruntung masih bisa menghindari motor jadi tidak parah.

IMG_0253

Perjalanan kami lanjutkan menuju rumah saudara bapak si empunya madu, ngobrol makan dan lain – lain sampai satu kesimpulan madu tidak ada, rumah tawonnya sih banyak banget tapi karena musim kemarau jadi tidak ada madunya karena si tawon/lebah tidak menemukan bunga – bunga untuk diambil madunya. Hadew perjalanan panjang tak mendapatkan apa – apa. Selanjutnya saya mampir dirumah bude yang letaknya masih di bawah, kami turun lagi dengan melewati jalanan yang sangat miring bisa di bilang tegak jalanannya dan saya membawa motor sambil berdiri sambil menahan ngeri, bapak jalan kaki gak berani saya membonceng.

Sampai dirumah bude saya rada kagok karena beliau sudah sepuh banget jaman saya dulu ke sini masih sehat, bugar dan ketet (cak cek cepat dalam bergerak) tapi sekarang sudah sepuh banget. Kami bercengkerama dan ngobrol kesana – kemari. Dan sedihnya lagi satu anaknya bude ternyata sakit, saya sempatkan untuk njenguk kerumahnya  letaknya dibawanya rumah bude, mbak jumini ini terkena sakit kangker payudara kondisinya sangat lemah dan badannya kurus sampai bangunpun sudah tidak mampu saya hanya bisa berdoa semoga  penyakitnya segera sembuh dan sambil memberikan motivasi untuk terus berusaha sehat kembali.

IMG_0257

Kami akhirnya pamitan untuk pulang dan mencoba mencari madu kembali tujuan selanjutkan saya menuju daerah njoso, melewati towang turun sampai ngrejo letaknya di balik gunung, kalau rumah saya di sisi timur nah tempat ini di sisi baratnya gunung dan cukup lumayan dalam tempatnya bisa di bilang dasar gunung. Di sini saya menuju rumah si empunya madu alhamdullilah dapet satu botol seharga Rp. 100.000 rupiah. Setelah membayar kami lanjutkan perjalanan sambil mampir ke beberapa rumah yang dari kabarnya biasa menjual madu tetapi tetap nihil alias tidak ada madu. Peralanan saya lanjutkan menelusuri jalan ke arah mloko manis dan seumur – umur saya baru melewati jalan ini ternyata sudah muat mobil walaupun masih jalan tanah, akhirnya saat magrib tiba kami berdua sampai rumah dengan badan yang lelah dan berdebu.

IMG_0270

IMG_0280

Hari – hari berikutnya saya ikut bapak keladang, mencari rumput nyiram tanaman dan beberapa kali berjumpa teman – teman senior di sd sambil cerita mengenai kelakuan dan kebandelan mereka saat sd dulu. Salah satunya kang tupani yang menceritakan dia melorotkan roknya guru agama kami sampai si guru nangis tersedu -sedu saya yang ndenger ceritanya tersenyum sambil berfikir gila juga nih bocah masih kecil aza badungnya tidak ketulungan padahal beda banget saya sekolah jaman itu sangat nurut sama guru bahkan sampai sma dijakarta sekalipun. Saat malam tiba saya mamak dan bapak bisa bercerita rame di rumah apalagi pas ada bola u 19 saya ajakin nonton deh mereka saya juga ngajak kang cipto untuk menemani nonton beliau juga gibol, daerah kami yang sunyi senyap itu akhirnya berisik gara – gara teriakan kami nonton bola.

IMG_0307

Akhirnya waktunya balik kejakarta sudah tiba saya sempat kesulitan nyari travel karena rata – rata dah penuh sampai sempet keder bahaya kalau sampai gak dapat bisa – bisa tertinggal pesawat. Setelah menelpon beberapa travel saya akhirnya dapat travel aneka jaya yang berangkat jam 9  menuju jogja, travelnya lumayan hangat cenderung panas karena suhu ac yang kurang dingin dan parahnya jendela tidak bisa di buka karena kaca langsung.

IMG_0378Dengan lumayan menahan cuaca yang panas saya kuat – kuatin  karena tidak ada pilihan lain. Sampai bandara jam 12 lewat dikit saya mencoba langsung kedalam untuk menaruh barang di bagasi tetapi ternyata belum dibuka, baru bisa memasukkan barang  jam 2. Hadew jadi ribet saya membawa kardus yang isinya cabe, pisang, pepaya dan empon – empon untuk oleh – oleh. Sempet terbengong beberapa menit berfikir mesti kemana masa hanya nunggu di bandara sampai jam 4 sore ? akhirnya saya keluar bandara menunggu taksi dan minta di antar ke warung SS tempat makan favorit saya dan istri saat di jogjakarta. Kami mengenal ss dari saudara kami yang tinggal di jogja saat kami bulan madu ke jogja.IMG_0394

Pas makan sengaja saya lama – lamain untuk menunggu pesawat. Jam 3 an saya kembali ke bandara untuk checkin dll dan akhirnya masuk juga ke tempat menunggu penumpang dan  ternyata bandara cukup penuh sampai seperti pasar malam kondisinya. Banyak orang yang duduk lesehan dilantai dari pengumuman banyak pesawat yang delay terutama pesawat lion air,  pengalaman saya sewaktu dulu  menggunakan maskapai ini selalu delay makanya saya sudah tidak pernah lagi menggunakan lion air. Pesawat saya menuju jakarta yang biasanya ontime juga terkena delay selama 20 menit dengan sabar saya mesti menunggu (informasi yang saya dapat pesawat delay karena lalulintas udara sedang sangat sibuk). Akhirnya saya bisa terbang kejakarta setelah hampir seharian proses perjalanan dari pacitan menuju jakarta.

IMG_0397

Sampai soeta saya mencari taksi dan janjian sama bunda cdk di samping slipi jaya pas kebetulan bunda sudah waktunya pulang kerja jadi bareng. Semoga nanti saya bisa mudik kembali dengan keluarga tercinta terutama cdk yang selalu minta pulang pengen ketemu mbah jemu dan kambing piaraannya.

5 thoughts on “Mudik idul adha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s