Perjalanan ngantor di gading serpong

FlashNews_Lebaran13Seuasi idul fitri saya kembali ngantor mulai  hari senin 12 Agustus 2013, saya berangkat jam 6 pagi dari rumah, lewat jalan panjang belok ke jalan joglo tembus ke ciledug berbelok lagi ke komplek graha raya selanjutnya bertemu alam sutera dan berhenti gading serpong tepatnya summarecon serpong dimana surya university berada tempat saya bekerja. Tak seperti biasa perjalanan begitu lancar,  saya tempuh hanya 45 menit. Di hari – hari biasa paling cepat 1 jam lewat, kalau sore hari waktu tempuh sampai 2 jam bahkan lebih karena macet di sana – sini. Saat hari – hari biasa saya lebih memilih naik kereta dari stasiun palmerah ke stasiun rawa buntu selanjutny di sambung naik motor yang saya titipkan di stasiun rawa buntu sepulang kerja. 

Sampai hari ini rabu 14 Agustus 2013 saya masih menggunkan motor pp karena  perjalanan  masih lancar. Jam 7 pagi saya sudah sampi di kantor jadi ada kesempatan deh untuk nulis . Selain cerita tentang perjalanan yang lancar, minggu – minggu ini saya habis – habisan belajar kembali tentang windows server 2012, active directory , office 365, blade server, radius server, dns, yang semua berbasiskan windows. Semuanya demi  untuk mensupport perkuliahan perdana di awal september 2013.

Cukup menantang untuk belajar habis – habisan karena  saya yang berlatar belakang linux minded harus banting setir ke windows server 2012, kalau saya mau kekeh dengan pola fikir linux saya akan tolak saja untuk menggunakan windows tetapi saya justru melihatnya sebagai kesempatan untuk mengembangkan ilmu karena ilmu menurut saya tidak boleh inklusif selagi ada kesempatan belajar maka akan saya ambil.

Walaupun terlihat mudah di depan karena baru menggunakan windows server 2012, membuat andrenalin saya jadi naik ke level tinggi, sampai kepala terasa cenat – cenut karena terdorong dengan makin dekatnya deadline yang di tetapkan. Tetapi saya harus bisa dan semangat , selain tanggung jawab hal ini justru yang saya selalu cari. Tantangan dan tantangan baru membuat hidup saya semakin berwarna dan tidak statis, ini salah satu pengamalan buku yang pernah saya baca karangan renald khasali bahwa di indonesia dibutuhkan orang – orang  “cracker”  pemecah, pendobrak kondisi nyaman, yang di tulis dalam buku ” cracking zone” .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s