Liburan ke bali day 2

20130527_071340Saat malam sebelum kami kembali ke hotel, kami janjian dengan pak wayan besok untuk menjemput kami jam 10 pagi. Kami memulai pagi dengan bangun pagi, mandi, ibadah,dan breakfast di fave hotel tempat kami menginap. Sambil kami menunggu kedatangan pak wayan menjemput kami untuk menikmati hari kedua dibali.

Hari kedua kami merencanakan perjalanan ke bedugul untuk melihat pura ulu ndanu, bagi yang belum tau ulu ndanu silahkan lihat uang lembaran lima puluh ribu anda di sana terpampang danau  dengan puranya itulah bedugul. Tepat jam 10 kami berangkat menuju bedugul dengan hati senang dan gembira sambil ngobrol tetang bali, dari obrolan kebiasaan orang bali makan babi, ibadah di pura, dan apa saja yang terlintas di fikiran. Tepat jam 11 saya sudah merasa keroncongan langsung saya bilang ke pak wayan untuk berhenti mencari makan, tetapi sepanjang perjalanan yang berliku  – liku menuju bedugul susah sekali menemukan tempat makan yang non babi yang terpampang di plang selalu babi guling dengan tulisannya yang besar – besar. Mulai mendekati area bedugul hujan deras turun ditambah perut keroncongan kami akhirnya menemukan tempat makan. Di sini kami memesan makan dan menunggunya pun sampai 30 menit lebih sampai lemas lunglai. Kondisi tempat makan sudah terlalu crowded dipenuhi banyak rombongan bus yang juga menuju bedugul. Saking sudah lelahnya kami urungkan niat untuk melanjutkan perjalanan, selain mengantisipasi karena hujan takutnya nanti cdk malah sakit terkena gerimis saat menuju ke bedugul kan tempatnya di tengah danau dan mesti jalan kaki. Walaupun sayang dan sedih karena perjalanan sudah lama 2 jam lebih tapi kami akhirnya mengambil keputusan untuk putar balik dan memilih melanjutkan perjalanan ke tanah lot.

Saat perjalanan ke tanah lot kembali kami menelusuri jalanan yang terus menurun seperti turun dari puncak bogor, sebelum ke tanah lot kami lewat monkey forest untuk melihat monkey. Hanya saya bunda dan cdk yang mau turun dari mobil mertua tidak mau turuh karena takut ketemu monkey. Kami di antar guide menuju ke dalam monkey forest dan dilarang membawa makanan. Bener saja baru masuk kami sudah dikerubuti monyet dari yang masih bayi sampai yang sudah dewasa. Oleh sang guide kami di suruh membeli kacang untuk diberikan ke monkey , kami membeli Rp 5000 dan di ajarin memberikannya ke monkey walaupun takut di cakar dan digigit kamipun memberanikan memberikan kacang dalam hitungan detik kacang yang kami beli ludes sudah. Yang bikin ngeri – adalah banyak monyet yang tiba – tiba menaikin badan kami sampai duduk di kepala saya dan cdk , sampai bunda cdk teriak – teriak ketakutan. Dan sayapun hanya bisa tersenyum geli dan sedikit takut kalau si monyet mencakar wajah atau kepala kami. Lumayan membuat jantung berdetak kencang. Sambil terus mengelilingi monkey forest kami melihat tempat penjualan cenderamata dan membelikan baju cdk sepasang seharga Rp. 50.000,. Selesai kami bercengkerama dengan monyet kami lanjutkan perjalanan ke tanah lot sambil menceritakan pengalaman kami tadi di dalam mobil. Kamipun tertawa geli dan juga masih kebayang bagaimana ngerinya saat para monkey tiba – tiba melompat naik kekepala kami.

DSCF5439

Perjalann ke tanah lot cukup indah, kanan kiri penuh tumbuhan hijau di selingi bangunan indah khas bali di kanan – kirinya. Sesaat saya inget saat dulu pernah mengelilingi pedalaman manado yang terkenal dengan sebutan nyiur melambai. Setelah sekian lama sekitar jam 5 sore kami sampai di tanah lot dengan diiringi gerimis hujan.

Tanah lot adalah merupakan suatu bentuk karang menyerupai gili kecil yang dikelilingi oleh laut. Sebagian dari batu karang itu ditumbuhi tanah sehingga tumbuh-tumbuhan bisa hidup diatasnya. Pura diatasnya didirikan sekitar abad ke XVI atas petunjuk dari Dhang Hyang Niratha yang datang dari Jawa Timur kebali. Di sini juga kita dapat melihat keindahan saat- saat matahari terbenam (sunset)* saya ambil tulisan ini dari buku pedoman java bali -lombok overland tour smip negeri jakarta 1995.

Tanah lot dipenuhi oleh turis mancanegara dan juga turis lokal suasana mendung dan gerimis tidak membuat kami menyerah justru semakin semangat, untuk menebus kegagalan kami menuju bedugul sebelumnya. Terus berjalan kaki menuju pura setelah melakukan registrasi. Kami akhirnya bisa menikmati pemandangan indah di tanah lot sambil melihat ular yang dibilang keramat dah hanya muncul sesekali. Menyaksikan keindahan pura yang megah berdiri di atas, menyaksikan hamparan laut yang menuju samudera dan deburan ombak melengkapi ornamen keindahan pulau dewata. Walaupun crowded kami tetap menyempatkan untuk berfoto ria untuk kenang kenangan kami kelak.

DSCF5471

Puas kami bercengkerama dengan tanah lot  kamai menyempatkan membelikan baju buat CDK, dan melanjutkan perjalanan ke tempat oleh – oleh khrisna, di sini saya memilih memangku cdk yang sudah tertidur lelap sambil menggu bunda dan bertua belanja. Kurang lebih jam 8 kami kembali ke hotel untuk dinner dan istirahat.

Bersambung

One thought on “Liburan ke bali day 2

  1. Pingback: Liburan ke bali day 1 « Cahpct (cah pacitan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s