Bangun pagi penuh syukur

Tiada kebahagiaan yang lebih dari kebiasaan bangun pagi dengan kondisi badan yang segar. Saya teringat dengan masa kecil saat tinggal di dusun semen, gondang, nawangan, pacitan, jawa timur. Setiap pagi saya bangun jam 5 pagi, terus lari – lari ke kali (tempat mandi dengan mata air alami). Langsung mandi pagi dengan suhu air 16 derajat itu perkiraan saya loh, abis saking dinginnya. Badan menggigil kedinginan sampai – sampai saat bernafas mengeluarkan asap efek udara dan air yang dingin.

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, saya berlari – lari ke jalan raya untuk naik bis berangkat ke sekolah. Rutinitas tersebut saya lakukan selama masih sekolah di kampung, Pembiasaan dari ibunda tercinta tersebut membekas sampai sekarang. Bangun pagi penuh syukur kata ini layak di ucapkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s