Menemani bunda lembur

Minggu ini saya menemani bunda cdk lembur di kantornya di wisma ABDA, berangkat berdua dari rumah melewati jalur kemanggisan slipi dpr, semanggi sampailah di kantor, perjalanan lancar tak ada halangan berarti.

Selagi menunggu bunda  bekerja teringat deh nulis blog lagi. Sudah lama nggak ngeblog terasa kangen menulis. Ingat petuah seseorang yang mengatakan untuk bisa menulis itu tidak mudah pesanya pada saat seseorang belum atau tidak bisa menulis maka lakukanlah : menulis, menulis, menulis dan menulis.

Maksudnya kebiasaan menulis itu akan menjadi proses pembelajaran untuk bisa menulis dan supaya tulisannya enak di baca. Saya sendiri salah satu orang yang kemampuan menulisnya sangat – sangat minim hanya modal nekad saja. Terkadang kalau membaca ulang setiap tulisannya ketahuan kalau tulisannya tidak nyambung , alur tulisan yang ngaco bahkan bisa dibilang katro.

Tetapi tidak mematahkan semangat untuk terus mencoba menulis karena saya mempunyai kesuakaan membaca novel jadi menginspirasi suatu saat nanti untuk bisa memaparkan fikiran yang ada dalam otak dalam bentuk tulisan.

Saya terkadang membayangkan betapa bahagianya kalau mampu menulis terus tulisannya di baca orang lain, apalagi kalau sampai bisa  mengispirasi untuk melakukan suatu hal yang positif, dahsyat banget pastinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s