Nikmatnya ilmu pengetahuan

Sudah 2 tahun ini saya kesulitan untuk melanjutkan menulis thesis,ada  beberapa faktor yang mendorong  terbengkalainya saya menulis. Kesulitan dalam memahami berbagi sumber bacaan yang kesemuanya dalamteks english merupakan faktor utama.

Sering saya merasa sedih menyadari begitu saya dulu berambisi kuat untuk melanjutkan study sampai jenjang S2 tetapi di penghujung perkuliahan  stuck dan hampir menyerah.

Pagi ini saya membaca buku la tahzan yang memberikan pencerahan mengenai nikmatnya ilmu pengetahuan.

Kebodohan merupakan tanda kematian jiwa, terbunuhnya kehidupan dan membusukknya umur. Sebaliknya ilmu adalah cahaya bagi hati nurani, kehidupan bagi ruh dan bahan bakar bagi tabiat.

kebahagian, kedamaian dan ketentraman hati senantiasa berawal dari ilmu pengetahuan. Hal ini terjadi karena ilmu mampu menembus yang samar, menemukan sesuatu yang hilang, dan menyingkap yang tersembunyi. selain itu, naluri dari jiwa manusia itu adalah selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru dan ingin mengungkap sesuatu yang menarik.

Kebodohan sangat membosankan dan menyedihkan. Pasalnya, ia tidak pernah memunculkan hal baru yang lebih menarik dan segar, yang kemarin seperti hari ini, dan yang hari ini pun akan sama dengan yang akan terjadi esok hari.

Bila anda ingin senantiasa bahagia, tuntutlah ilmu, galilah pengetahuan, dan raihlah pelbagai manfaat, niscaya semua kesedihan, kepedihan, dan kecemasan itu akan sirna.

Sumber bacaan La Tahzan hal 66-67

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s