Puasa Senin Kamis

Masa – masa kecil saya sekolah SD dan SMP di desa ngondang nawangan Pacitan tepatnya di dusun SEMEN di propinsi Jawa Timur, saya di biasakan sama kedua orang tua saya untuk puasa senin dan kamis, waktu itu saya menjalaninya dengan senang hati karena termotivasi bahwa itu baik mendapatkan pahala dan lebih senang lagi kalau mendapatkan penghormatan dari orang tua yang terlihat bahagia kalau saya melakukan itu. Walaupun berat tapi karena sudah menjadi kebiasaan maka dengan hati fun aza menjalaninya dan saya termasuk kuat menahan lapar di kala itu, bayangkan saya pulang sekolah jam 1 atau jam dua nunggu mobil bisa sampe jam 3 atau jam 4 tanpa makan siang karena memang tidak punya uang jajan wow luar biasa gak kebayang kalau sekarang (bisa magh akut langsung).

Nah kebiasaan itu sempet pasang surut ketika saya hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan sekolah di SMIPN 57 Jakarta.  Sampai saya masuk dunia kerja dan melanjutkan Studi ke perguruan tinggi.

Nah sekarang di kala istri hamil saya berinisiatif memulai kembali hal baik tersebut dengan harapan bisa memberikan suri tauladan buat janin yang di kandungnya dan bisa menjadi doa agar selamat agar menjadi anak yang baik , cerdas , sholeh dan menjadi enterpreneur di masa depannya.

Adapun hikmah lain saya coba ambil dari blog  sebagai berikut:

Rasulullah SAW bersabda, ”Puasalah engkau, niscaya sehat.” Sabda Beliau diucapkan 15 abad silam, ketika dunia medis kedokteran belum maju dan secanggih sekarang. Dan,Sabda Rasulullah itu terbukti kebenarannya.

Dalam buku Kehebatan Puasa Senin-Kamis yang ditulis oleh Imam Bukhori (Penerbit Vision 3), disebutkan hikmah puasa Senin-Kamis itu terutama menyehatkan jiwa-raga, mencerdaskan, serta memudahkan beragam urusan.

Mengutip pendapat berbagai ahli,buku tersebut menyebutkan hikmah puasa antara lain membuat seseorang tetap awet muda secara fisik dan mental. Puasa juga menyebabkan orang panjang umur. Puasa Senin-Kamis juga menjadi terapi kebersihan jiwa dari noda perilaku kotor dan keji, sekaligus untuk menjadikan sebagai tabungan akhirat.

Dalam bukunya yang berjudul Puasa dan Kesehatan (Penerbit Gema Insani), Dr.dr. H. Wahjoetomo mengatakan, puasa berpengaruh positif terhadap derajat kesehatan seseorang, asalkan memperhatikan pola makan yang sehat (tidak berlebihan). Penulis juga menegaskan, bahwa puasa paling tidak mempunyai tiga hikmah, yakni sebagai pengendali nafsu, isntrumen dasar untuk menumbuhkan kepedulian sosial, dan sarana pelatihan kesabaran.

Lalu, mengapa puasa Senin-Kamis, mengapa bukan hari yang lain? itupun ada rahasinya?” Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Nabi Muhammad SAW berpuasa pada hari Senin dan Kamis, maka aku bertanya kepada Beliau, lalu Beliau bersabda,”Sesungguhnya amalan-amalan seseorang didatangkan pada hari Senin dan Kamis.”

Puasa Senin-Kamis merupakan salah satu alat yang cukup relevan untuk meningkatkan kualitas nafsu seseorang, dari nafs ammarah (berjiwa liar) secara bertahap ditingkatkan menjadi nafs mutmainnah (berjiwa tenang). Hal itu akan sangat membantu seseorang meraih sukses dalam urusan pekerjaan maupun rumah tangganya.

Jadi, setelah Ramadhan berlalu, kini saatnya merutinkan puasa Senin-Kamis.

sumber

2 thoughts on “Puasa Senin Kamis

  1. leliana

    saya mau tanya, buku Puasa dan Kesehatan (Penerbit Gema Insani), Dr.dr. H. Wahjoetomo dapat saya peroleh dmn ya???

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s