Anakku

Perjalanan pernikahanku sudah terjadi selama 5 bulan lebih 18 hari , ukuran yang cukup untuk bisa di katakan sudah berjalan dan sukses pernikahan tersebut dalam konteks sudah menikah artinya. Dalam 5 bulan tersebut banyak hal yang aku rasakan dan alami, sebelumnya tinggal sendiri di kost yang bisa di artikan dalam segala hal di lakukan sendiri dari nyuci, cari makan , nyetrika bahkan tidur pun sendiri seperti lagu bujangannya bang roma irama .. kemana – mana gak ada yang larang tapi gak enaknya tidur sendirian h haaa.. bener banget tuh lagu kalau di cocokkan dengan kehidupan anak kost.

Dan pada saat sekarang setelah menikah semua itu berubah ke hal yang lebih baik kehidupan teratur makan juga teratur dan kebahagiaan tersemai di dalam keluarga, ada tempat bercerita ada tempat berbagi kebahagiaan. Dan kesulitanpun juga di hadapi bersama, banyak hal yang saya pelajari contohnya : bagaimana memanage keuangan agar bisa survive, bagaiamna manajemen waktu agar pekerjaan rumah dan kantor tidak telat, bagaimana memberi perhatian terhadap istri dan keluarga, bagaimana memanage emosi dan rasa amarah, dan banyak hal yang bagi saya itu baru, alhamdullilah dengan bekal yang sudah aku siapakan dengan ilmu yang aku pelajari dari S2 moestopo bisa sangat membantu menghadapainya. Dari hal yang positif di atas bisa saya ambil garis horisontal bahwa betul apa yang di ajarkan ISLAM dalam hadist bahwa menikahlah karena menikah adalah setengah dari agama. “”Apabila seorang hamba menikah maka sungguh orang itu telah menyempurnakan setengah agama maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam setengah yang lainnya.” (Hadits ini dishahihkan oleh Al Banni didalam Shahihut Targhib wat Tarhib)”

Kemaren sore sepulang dari kantor saya mengajak istri tercinta untuk datang ke bidan deket rumah untuk mengecek apakah betul istri sudah mengandung buah cinta kami , dan puji syukur Alhamdullilah di pastikan istri saya positif , rasa bahagia  dan senang mendengarnya terbayang bagaimana saya yang kemaren masih anak – anak sekarang sudah siap – siap menjadi seorang ayah dan bapak yang mesti menjadi imam dan perlindungan buat anak dan keluarga dan inilah tantangan yang saya yakini memiliki nilai ibadah di sisi Allah. Selamat datang annakku aku rindukan kehadiranmu dalam menapaki kehidupan dan mencari rido Illahi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s